Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bener Meriah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual di ruang Saber Pungli Setdakab Bener Meriah, Senin (23/02). MASHURI | RAKYAT ACEHRAKYAT ACEH | REDELONG – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bener Meriah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (PID) Minggu ke-3 Februari 2026 yang digelar secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (23/02). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap program 3 juta rumah.

Rakor nasional itu dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., dan diikuti unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, serta instansi terkait dari seluruh Indonesia.
Dari Kabupaten Bener Meriah, kegiatan berlangsung di ruang Saber Pungli Setdakab setempat. Rakor diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah Samusi Purnawira Dade, S.IP., M.Si., Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Ihsan, ST., M.Ling., Plt. Kabid Perdagangan Disdag Muhammad Fauzi, AKPD Muda Rahmi Susanti dari BPKPA, Kabid Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Win Najmi, Statistik Muda BPS Nafis Bahraen, serta perwakilan Bappeda dan staf Bagian Ekonomi dan SDA.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling., melaporkan bahwa Indeks Perubahan Harga (IPH) Kabupaten Bener Meriah pada Minggu ke-3 Februari 2026 tercatat sebesar -5,16 persen.
Ia menjelaskan, hingga minggu ketiga Februari 2026 secara umum terjadi penurunan harga bahan pangan di Kabupaten Bener Meriah sebesar 5,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan tren deflasi pada sejumlah komoditas utama.
Adapun komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap penurunan IPH tersebut antara lain beras sebesar -1,59 persen, daging sapi -1,07 persen, serta daging ayam -0,82 persen.
TPID Bener Meriah menegaskan akan terus melakukan pemantauan harga dan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan dan program strategis nasional yang sedang berjalan. (uri/mar)
Tidak ada komentar