google-site-verification=lTri5nsyVYrYR2gEBKvHFtnKrIiaqkxia1NBvPczuec
Dr Marwan melakukan pelepasan tim debat di Umuslim Peusangan, Senin (20/10) untuk diberangkatkan ke Universitas Jenderal Soedirman, Banyumas, Jawa Tengah.
AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHRAKYATACEH | BIREUEN– Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan mengutus tim debat Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) dan National University Debating Championship (NUDC) untuk mengikuti perlombaan tingkat nasional di Universitas Jenderal Soedirman, Banyumas, Jawa Tengah.

Tim debat dari Umuslim akan mengikuti kegiatan di Jawa Tengah selama enam hari, terhitung sejak 20-25 Oktober 2025 mendatang.
Adapun tim debat KDMI Umuslim terdiri dari Putri Mulyana (program studi (Prodi) Hubungan Internasional) dan Muhammad Sejahtera (Prodi Administrasi Publik), serta Chairani dari prodi PGSD (sebagai juri N1).
Sementara itu, tim NUDC diwakili oleh Ika Rahmani dan Nafil Hirzi, keduanya merupakan mahasiswa dari Prodi Bahasa Inggris, serta Nafsul Muthmainnah SPd, sebagai juri N1.
Kedua tim ini akan berangkat ke Jawa Tengah di bawah pendampingan Muslihin MPd, selaku Kepala Bagian Kemahasiswaan Umuslim.
Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Dr drh Zulfikar MSi, kepada Rakyat Aceh, Senin (20/10).
Ia menyebutkan, keikutsertaan tim KDMI dan NUDC merupakan wujud nyata komitmen Umuslim dalam mendukung pengembangan soft skill mahasiswa.
“Dengan semangat dan dukungan penuh dari seluruh sivitas akademika, kami yakin, tim debat Umuslim, optimis mampu memberikan hasil terbaik di ajang nasional,” pungkas Zulfikar.
Keikutsertaan ini, sebutnya, menjadi bukti bahwa Umuslim terus berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas, komunikatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Rektor Umuslim, Dr Marwan MPd, menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada mahasiswa yang akan berkompetisi di kegiatan debat tersebut.
“Kami sangat bangga dengan semangat dan capaian mahasiswa Umuslim yang terus menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Kompetisi ini bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan karakter, dan intelektualitas mahasiswa di kancah nasional,” ujar Marwan.
Menurutnya, debat akademik seperti KDMI dan NUDC Umuslim, dapat melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, logis, dan berani menyampaikan gagasan secara ilmiah.
“Kami berharap, tim ini dapat tampil maksimal di tingkat nasional, memperoleh hasil terbaik, dan menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berprestasi,” kata Rektor Marwan. (akh)
Tidak ada komentar