x

Usai Viral, Pejabat Pusat Terus Berdatangan ke Aceh Utara Pantau Banjir Bandang

waktu baca 3 menit
Minggu, 14 Des 2025 16:32 54 redaksi

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Akhirnya pejabat pusat terus bertandatangan ke Kabupaten Aceh Utara, usai viral pernyataan Bupati Ismail A.Jalil pada 3 Desember 2025 terkait belum adanya pejabat pusat setingkat menteri yang turun langsung meninjau kondisi banjir.

Sepertinya, Pemerintah pusat mulai menunjukkan komitmennya dalam percepatan penanganan dampak bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara. Setelah sebelumnya satu Dirjen dan satu menteri langsung ke lapangan, kini giliran Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak.

Pada Selasa, 9 Desember 2025, Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Dr. Imran, tiba di Aceh Utara. Putra daerah asal Lhokseumawe tersebut langsung meninjau sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang.

Dirjen Imran menyampaikan bahwa Kementerian PKP tengah menyiapkan skema relokasi bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat banjir, dengan terlebih dahulu melakukan pendataan calon penerima manfaat.

“Penugasan kami di sini merupakan langkah cepat yang diminta langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, khususnya untuk percepatan penanganan sektor perumahan bagi masyarakat Aceh,” ujar Imran.

Rangkaian kunjungan pejabat pusat berlanjut pada Jumat pagi, 12 Desember 2025, saat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, meninjau kondisi terkini wilayah terdampak banjir di Gampong Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

Selanjutnya, pada Sabtu, 13 Desember 2025, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, turun ke Kecamatan Lapang untuk melihat kondisi korban banjir bandang. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM, yang akrab disapa Ayahwa dan unsur Forkopimda.

Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kain sarung, mukena, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya, sekaligus meninjau langsung kondisi warga dan kerusakan infrastruktur akibat banjir.

Zulkifli menyebut kunjungannya ke Aceh merupakan bagian dari agenda pemantauan dampak bencana di sejumlah wilayah terdampak di provinsi tersebut, termasuk Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Utara.

“Saya datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir dan memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik,” kata Zulkifli Hasan di sela-sela kunjungan.

Ia mengaku prihatin atas musibah yang melanda Aceh, terlebih di beberapa wilayah juga terjadi pemadaman listrik dan kerusakan infrastruktur vital. Menurutnya, bencana banjir kali ini tergolong sangat parah.

“Seumur hidup saya, belum pernah melihat banjir separah ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Aceh Utara Ayahwa menyampaikan permohonan resmi kepada pemerintah pusat agar memberikan dukungan lanjutan, khususnya dalam penyediaan barak hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, serta alat berat untuk membersihkan material lumpur, puing bangunan, dan memperbaiki infrastruktur pascabencana.

“Kami sangat berharap dukungan hunian sementara agar masyarakat dapat tinggal dengan aman dan layak selama masa pemulihan,” ujar Ayahwa.

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat kini terus berkoordinasi untuk memastikan proses tanggap darurat, pemulihan, dan rehabilitasi pascabanjir di Aceh Utara dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. (arm/ra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x