Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, membuka perayaan HUT kabupaten ke-26 di panggung utama, tepatnya di RTH Kota Juang, Selasa malam (6/10) sekira pukul 21.00 Wib.
AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHRAKYATACEH | BIREUEN- Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, secara resmi membuka kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bireuen yang ke-26 di panggung utama, tepatnya di Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau eks Stadion Kota Juang, Selasa malam (6/10) sekira pukul 21.00 Wib.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut, dihadiri oleh puluhan ribu masyarakat yang memadati panggung utama perayaan HUT tersebut.
Tak hanya itu, yang bikin menarik dilihat, para pejabat baik itu forkopimda, pimpinan DPRK, kepala SKPK, para camat, dan sejumlah tokoh penting lainnya, memakai baju adat berwarna kuning cerah, sebagai pertanda ikut serta merayakan HUT Bireuen ke-26.
Ketua panitia HUT Bireuen ke-26, Dailami SHut MLing, dalam laporannya mengatakan, serangkaian kegiatan akan dilaksanakan selama sepekan ke depan, antara lain, pameran besar di panggung utama, terdiri dari 40 tenda UMKM yang diperuntukkan untuk pelaku kuliner dan makanan tradisional.
Kemudian, pameran mesium perjuangan, panggung apresiasi seni budaya, genta endatu Kota Juang, lomba foto dan video TikTok Compartation, lomba foto wisata, serta workshop dan pameran etalase seni rupa.
“Tidak hanya itu, kita juga menggelar festival rapai yang akan diikuti oleh 17 kecamatan. Lalu, aksi sosial donor darah, peresmian gedung layanan perpustakaan, sayembara cipta dan baca puisi, serta kegiatan zikir bersama, sebagai wujud syukur hari jadi ke-26,” ujar Dailami.
Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan workshop bicara kebudayaan yang bertujuan mempelajari wawasan kebudayaan di Kabupaten Bireuen, serta kegiatan pawai budaya yang diikuti ribuan peserta dari SKPK, instansi vertikal, sekolah, BUMN, BUMD, kecamatan, universitas, OKP, dan ormas.
“Pawai ini akan menampilkan ragam budaya lokal dan sejarah perjuangan masyarakat Bireuen. Pada malam harinya, tepatnya 12 Oktober 2025, kita menutup rangkaian kegiatan dengan malam penganugerahan pengumuman pemenang, serta closing yang insyaallah akan berlangsung meriah dan sukses,” sebutnya.
Secara keseluruhan, katanya, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai wahana edukasi pelestarian budaya penguatan ekonomi kreatif, serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Bireuen.
Sementara itu, Bupati Bireuen, H Mukhlis, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 26 tahun adalah fase matang untuk memperkuat fondasi pembangunan dan menatap masa depan dengan tekad yang lebih solid.
“Perayaan HUT Kabupaten bukanlah sekadar seremoni, melainkan momentum yang sarat makna. Tujuannya adalah membahagiakan masyarakat melalui rangkaian kegiatan yang menyentuh semua aspek,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan, termasuk pameran pembangunan dan UMKM, adalah wujud pertanggungjawaban capaian daerah serta ruang promosi bagi perekonomian Bireuen.
“Semua ini merupakan bentuk ikhtiar kita menjaga harmoni pembangunan, baik lahiriah maupun batiniah,” tegasnya.
Bupati Mukhlis juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menikmati agenda pekan kebudayaan dengan santun, tertib, dan menjaga marwah Bireuen sebagai kota yang beradab.
Lebih lanjut, Bupati menekankan filosofi di balik moto daerah, “Gemilang Datang Padamu Bila Tekad Kukuh Berpadu.” Menurutnya, kemajuan tidak mungkin dicapai dengan berjalan sendiri-sendiri.
“Hanya dengan tekad yang kuat dan kerja sama yang solid antar semua elemen, maka gemilang itu akan benar-benar hadir di tengah-tengah kita,” seru Mukhlis, sembari mengajak aparatur pemerintah, dunia usaha, akademisi, ulama, pemuda, dan seluruh pihak untuk terus bersatu-padu. (akh)
Tidak ada komentar