x

Universitas Almuslim Jadi Pelopor Penyelenggara UKBI Adaptif Pertama di Aceh

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Okt 2025 19:28 22 redaksi

RAKYATACEH | BIREUEN – Universitas Almuslim Peusangan, kembali mencatat sejarah penting dalam pengembangan literasi dan kebahasaan di Provinsi Aceh. Melalui Pusat Bahasa, kampus wakaf kebanggaan masyarakat Bireuen ini resmi menjadi pelopor pertama penyelenggara Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif di Aceh.

Kegiatan simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif ini berlangsung di CBT Center Universitas Almuslim, Kamis (30/10) yang menjadi pusat pelaksanaan uji berbasis komputer di lingkungan kampus.

Kegiatan tersebut digagas oleh Pusat Bahasa Universitas Almuslim melalui kerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Balai Bahasa Provinsi Aceh.

Pelaksanaan ini merupakan wujud nyata dari dukungan dan arahan Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin SSos MSi, bersama Rektor Umuslim, Dr Marwan MPd, dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Drs Umar Solikhan MHum.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Pelaksanaan UKBI di Universitas Almuslim, Dr Hendra Saputra MPd.

Ia mengatakan, sebagai kampus wakaf yang berkomitmen terhadap pengembangan literasi dan bahasa nasional, Universitas Almuslim menunjukkan langkah progresif dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan sivitas akademika.

“Melalui kegiatan ini, Almuslim menjadi universitas pertama di Aceh yang secara resmi menyelenggarakan UKBI Adaptif, sebuah uji kemahiran berbahasa Indonesia berbasis digital yang dirancang oleh Badan Bahasa,” ujar Dr Hendra.

Selama masa kerja sama ini, katanya, telah terlaksana sejumlah kegiatan penting, di antaranya sosialisasi program Balai Bahasa Provinsi Aceh, pelaksanaan simulasi UKBI Adaptif bagi dosen dan mahasiswa, serta pembentukan Pengelola UKBI Universitas Almuslim Tahun 2025.

Ia juga menyebutkan, seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, dapat mencerminkan komitmen Pusat Bahasa Universitas Almuslim dalam memperkuat kemampuan berbahasa Indonesia secara profesional dan terstandar nasional.

Hal senada juga disampaiakan Kepala Pusat Bahasa Universitas Almuslim, Misnar MA. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi awal dari upaya jangka panjang menjadikan Universitas Almuslim sebagai pusat unggulan kebahasaan di Aceh.

“Dengan terbentuknya pengelola UKBI di Universitas Almuslim, kami siap berperan aktif mendukung program Badan Bahasa dalam penguatan literasi nasional dan peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Dr Marwan, juga menyampaikan, penyelenggaraan UKBI Adaptif ini merupakan bentuk nyata kontribusi kampus wakaf dalam mendukung kebijakan nasional pengembangan bahasa.

“Sebagai kampus wakaf, kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Melalui UKBI Adaptif, kami ingin menumbuhkan kebanggaan berbahasa Indonesia di kalangan akademisi dan generasi muda Aceh,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan UKBI Adaptif perdana ini, Universitas Almuslim menegaskan perannya sebagai kampus wakaf pelopor kebahasaan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu, tetapi juga menjaga martabat bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa. (akh)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x