x

Hujan Seharian, Lhokseumawe Terendam Banjir: Empat Kecamatan Terdampak, Puluhan Gampong Tergenang”

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Nov 2025 19:30 56 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Lhokseumawe sejak Senin malam hingga Selasa sore, 25 November 2025, menyebabkan banjir meluas di empat kecamatan. Puluhan gampong terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga 70 sentimeter.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Lhokseumawe, Dedi Irfansyah, mengatakan tim gabungan terus melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi terdampak. Hingga Selasa pukul 16.45 WIB, data sementara mencatat 12 gampong di Kecamatan Blang Mangat telah tergenang banjir.

Kecamatan Blang Mangat: Banjir merendam sejumlah area permukiman dan persawahan.

Gampong Mesjid Punteuet: Jalan gampong tergenang, sementara air di jalan raya depan RSUD Cut Meutia mulai surut.

Blang Punteuet & Kumbang Punteuet: Persawahan tergenang; di Kumbang Punteuet beberapa rumah dekat meunasah ikut terendam.

Rayeuk Kareung & Asan Kareung: Sawah terendam dan sejumlah rumah terdampak.

Mane Kareung: Sawah dan rumah warga tergenang. Pemerintah gampong menyiapkan rencana pembukaan dapur umum bila hujan terus berlanjut.

Blang Buloh: Debit sungai meningkat drastis dan hampir meluap.

Blang Weu Baroh: Jalan serta rumah di Dusun Mon Dua dan Mesjid Lama tergenang.

Alue Lim: Jalan Simpang Alue Lim terendam hingga selutut; genangan 20 meter di Simpang Wing menuju Alue Awe.

Baloi & Blang Teue: Sawah terendam.

Blang Cut: Sebanyak 12 rumah tergenang air.

Dari rekaman video yang diterima redaksi, hamparan persawahan di beberapa lokasi tampak berubah seperti lautan akibat tingginya genangan air.

Kecamatan Banda Sakti Di Gampong Lancang Garam, banjir setinggi sekitar 40 cm merendam permukiman. Warga masih memilih bertahan di rumah masing‐masing.

Genangan juga terjadi di sejumlah gampong lainnya, termasuk kawasan Darussalam, Jalan Samudera Simpang Pertamina, Kompleks Asrama TNI Hagu Selatan, Hagu Teungoh, Tumpok Teungoh, Kampung Jawa, Kampung Jawa Baro, Ujong Blang, dan Hagu Barat Laut, dengan ketinggian air antara 50–70 cm.

Sedangkan untuk Kecamatan Muara Dua & Muara Satu, masih dilakukan pendataan oleh tim dilapangan.

Namun, informasi yang diterima Rakyat Aceh, sebuah rumah warga di Blang Poroh dan Meunasah Alue, Kecamatan Muara Dua, tertimpa material longsor. Selain itu, Gampong Uteunkot ikut terendam akibat air kiriman dari gampong tetangga.

BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi dan kondisi sungai di beberapa titik berada pada level siaga.

Sementara Wali Kota Lhokseumawe Dr.Sayuti Abubakar, SH.,MH bersama istrinya dan tim terkait ikut memantau kondisi banjir di Lhokseumawe.
(arm/ra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x