
RAKYAT ACEH | BLANGKEJEREN – Gayo Lues dinyatakan Darurat Bencana, 4 kecamatan yaitu Trangun, Tripe Jaya, Pining, Putri Betung dan Dabun Gelang terisolasi.

Sementara dua desa di kecamatan Blangkejeren disapu banjir bandang, desa Agusan, dan Palok di kecamatan Dabun Gelang Desa Aih bobo habis di hantam Banjir Bandang.
Sedikitnya dua jembatan rangkah baja dan puluhan jembatan gantung hanyut disapu air sungai. Serta Ribuan Masyarakatnya mengungsi.
Kondisi Kabupaten Gayo Lues mencekam akses jalan masuk dan keluar kabupaten terputus dari 4 arah. Saat Gayo Lues terisolasi.
BBM habis terutama solar akibatnya menghambat pendistribusian logistik ke daerah banjir Kepala BPBD Gayo Lues Muhaimin Kamis 27 November 2025 menyebutkan pemerintah kabupaten Gayo Lues sudah mengevakuasi para korban dampak banjir ada yang di puskesmas, di Bale Pendopo dan di sekolah sekolah sebagian dirumah warga dan sanak saudaranya.
Sebagian ratusan masyarakat di desa Agusan belum bisa di evaluasi mereka mengungsi di pegunungan karena berada di seberang sungai yang belum bisa di jangkau.
BPBD , dinas Sosial bekerja sama denganTNI Polri menyiapkan alogistik sembako dan untuk pengungsi. Dan mendirikan renda darurat.
Sementara Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki menyatakan Gayo Lues dalam kondisi Darurat bencana.
Agar semua pihak mulai dari perangkat desa Perangkat kecamatan dan semua Dinas turun ke lapangan untuk membantu meringankan beban ara korban bencana.
Diharapkan hujan segere redah debit air menurun agar pemerintah daerah bisa melakukan langka normalisasi semua akses jalan nm yang terputus. (yud/hra)
Tidak ada komentar