x

Ratusan Pemuda Gelar Gotroy Pascabanjir Bandang di Ketambe Aceh Tenggara

waktu baca 3 menit
Senin, 29 Des 2025 12:35 55 redaksi

RAKYAT ACEH| KUTACANE  — Ratusan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Bencana melaksanakan bakti sosial (baksos) Gotong Royong di lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (29/12).

 

Koordinator aksi Aliansi Pemuda Peduli Bencana Aceh Tenggara, Fazli Budimansyah, kegiatan itu berlangsung selama dua hari, Sabtu 27 dan Minggu 28. Aksi sosial tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah organisasi kepemudaan, di antaranya Karang Taruna, KNPI, UGL, Mapala, LSM LIRA Indonesia Aceh Tenggara, LSM Korek, serta Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara. Selain itu, turut bergabung pemuda-pemudi dari Desa Lawe Kihing, Desa Bambel Gabungan, dan Desa Tanjung.

 

“Bakti sosial ini dilakukan sebagai upaya gotong royong pemuda untuk membantu masyarakat, terutama membersihkan pemukiman warga yang hingga kini masih tertimbun material banjir pasca banjir,” ujar Fazli alias Feri dalam keterangannya.

 

Feri menjelaskan, dalam kegiatan itu, para relawan fokus membersihkan sisa material banjir berupa kayu gelondongan, lumpur, dan bebatuan yang masih menumpuk di sejumlah titik pemukiman dan akses jalan.

 

Baksos ini dilakukan di antaranya di Jalan Raya Nasional kawasan Bener Bepapah, Lawe Penanggalan, Desa Rumah Bundar, Simpur Jaya, Laklak, Desa Leuser, Desa Jati Sara, Desa Bukit Baru, Desa Lawe Aunan, hingga Desa Penungkunen.

 

” kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pemuda untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang,” tambahnya lagi.

 

Fazli menyebutkan, antusiasme pemuda-pemudi desa cukup tinggi. Jumlah relawan yang terlibat mencapai sekitar 300 orang yang dibagi dalam dua hari pelaksanaan kegiatan.

 

“Alhamdulillah, antusias pemuda-pemudi desa sangat luar biasa. Sekitar 300 relawan ikut terlibat dan kita bagi pelaksanaannya pada hari Sabtu dan Minggu,” katanya.

 

Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, serta semangat kemanusiaan di kalangan generasi muda.

 

“Peran pemuda sangat penting untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa bencana. Dengan bersatunya pemuda-pemudi, semua tantangan bisa dihadapi. Pemuda adalah garda terdepan dalam kegiatan bakti sosial,” ujarnya.

 

 

Ia berharap, semangat kebersamaan dan solidaritas antarorganisasi kepemudaan ini dapat mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak sekaligus memperkuat ikatan sosial antara pemuda dan masyarakat.

 

 

Di sisi lain, Fazli juga mengungkapkan bahwa pada Rabu (24/12/2025), Aliansi Pemuda Peduli Bencana Aceh Tenggara juga telah menyalurkan bantuan berupa tujuh unit tandon air berkapasitas 1.100 liter untuk kebutuhan warga terdampak.

 

“Empat tandon merupakan donasi dari Anggota DPD RI Darwati A. Gani, satu tandon dari UGL Kutacane, satu dari SPBU CV Eka Jaya Lawe Kihing, dan satu tandon lainnya dari hamba Allah,” pungkasnya.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x