x

AMP Mini Solusi Cepat Tangani Jalan Berlubang di Kabupaten Aceh Barat 

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Apr 2026 14:15 82 redaksi

RAKYAT ACEH I MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM, secara resmi meluncurkan (launching) penggunaan alat Asphalt Mixing Plant (AMP) Mini milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat.

 

Peluncuran yang disertai prosesi adat peusijuek ini, dipusatkan di Jalan Manekroo, Simpang Armada, Kota Meulaboh, Jumat (24/4/2026) perang.

 

Langkah strategis ini diambil sebagai solusi konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat dalam merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang berlubang di sejumlah ruas jalan utama di wilayah kota Meulaboh.

 

Bupati Aceh Barat, Tarmizi mengungkapkan bahwa selama ini pemeliharaan jalan atau penambalan (patching) sering kali dilakukan secara manual dengan menggunakan material semen. Namun, metode tersebut terbukti tidak efektif dan memiliki daya tahan yang rendah.

 

“Sebelumnya kita lakukan patching secara manual menggunakan semen, tapi itu tentu cepat rusak. Hari ini kita operasikan AMP Mini agar penanganan lubang jalan menggunakan aspal panas. Kualitasnya sama dengan pengaspalan jalan besar, sehingga lebih awet dan kuat,” ujar Tarmizi di sela-sela peluncuran AMP Mini.

 

Ia menambahkan, untuk tahap awal patching jalan berlubang dengan mesin AMP mini akan dilakukan di wilayah perkotaan dan nantinya akan menyusul sampai tingkat kecamatan.

 

Bupati Tarmizi menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah yang terbatas saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan pengaspalan ulang (overlay) secara menyeluruh pada setiap jalan yang rusak.

 

Pengadaan AMP mini dianggap sebagai strategi “jemput bola” agar perbaikan bisa dilakukan tanpa harus menunggu anggaran proyek besar.

 

“Tidak mungkin semua jalan kita bikin program aspal baru karena anggaran terbatas. Namun lubang-lubang kecil yang ada tidak boleh dibiarkan. Maka kita beli alat ini dulu tahun ini untuk seterusnya, agar target kita di Aceh Barat tidak ada lagi yang berlubang karena bisa menggangu kenyamanan pengendara,” ungkapnya

 

Plt. Kadis PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, menjelaskan secara teknis AMP Mini ini didesain khusus untuk menangani kerusakan jalan dalam skala tertentu agar lebih gesit di lapangan.

 

“AMP ini nantinya akan kita optimalkan untuk melakukan patching pada jalan berlubang ukuran kecil, menyesuaikan dengan spesifikasi alatnya. Jangkauan operasionalnya meliputi kawasan jalan dalam kawasan kota, dan nanti menyisir akan menyisir hingga wilayah kecamatan,” terang Fadly.

 

Ia juga memberikan catatan bahwa tidak semua kerusakan jalan akan ditangani dengan AMP Mini ini, seperti kerusakan yang kategorinya lubang besar atau kondisi jalan yang sudah bergelombang parah, itu tetap akan masuk ke dalam skema perbaikan paket tender atau proyek besar.(den)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x