Wadir Pamobvit Polda Aceh, AKBP Muliadi, SH, MH (Mantan Kapolres Aceh Tamiang)RAKYAT ACEH | ACEH TAMIANG – Mutasi di jajaran Polri kembali bergulir. Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, resmi ditarik kembali ke Polda Aceh untuk menduduki jabatan baru sebagai Wadir Pamobvit. Mutasi besar-besaran perwira Polri ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri No: ST/1340/VI/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026.
Selama hampir dua tahun memimpin sejak Juli 2024 – Juni 2026, Muliadi dinilai sukses mengawal dua agenda besar di wilayah hukumnya, yakni pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan penanganan pasca-banjir.
Posisi Kapolres Aceh Tamiang yang baru kini dipercayakan kepada AKBP Robby Ansyari, SIK, MH yang sebelumnya menjabat sebagai Koorspripim Polda Sulsel.
Perubahan kepemimpinan ini memantik apresiasi mendalam dari tokoh masyarakat setempat. Salah satunya datang dari Zulfansyah Umar (60), warga Aceh Tamiang yang menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi AKBP Muliadi selama bertugas.
Sukses Kendalikan Pilkada dan Respons Cepat Pasca-Banjir
“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan dua agenda besar yang telah dilaksanakan di Aceh Tamiang ini. Pertama adalah pelaksanaan Pilkada, dan yang kedua adalah penanganan pasca-banjir,” ujar Zulfansyah kepada Rakyat Aceh, Sabtu 27 Juni 2026.
Menurut Zulfansyah, kehadiran AKBP Muliadi sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama saat daerah tersebut dilanda bencana. Berkat jaringan dan komunikasi yang baik dari Muliadi, bantuan dari Polda Aceh maupun polres-polres lain mengalir deras untuk meringankan beban warga.
“Artinya, masyarakat sangat terbantu oleh Polres Aceh Tamiang. Bagi kami, yang paling berhasil adalah penanganan pasca-banjir. Banyak bantuan datang karena kedekatan Pak Kapolres dengan Kapolda dan polres lainnya. Kami merasa kehilangan sosok pemimpin yang cukup banyak membantu masyarakat,” ungkapnya.
Pahami Adat Istiadat dan Tekan Angka Kriminalitas
Keberhasilan mengamankan Pilkada di Aceh Tamiang juga tidak lepas dari rekam jejak AKBP Muliadi. Sebelum menjabat sebagai Kapolres pada Juli 2024, ia pernah bertugas sebagai Kasat Reskrim di wilayah tersebut. Pengalaman itulah yang membuatnya paham betul dengan karakteristik dan adat istiadat masyarakat lokal.
Meskipun dinamika politik sempat menghangat menjelang hari pencoblosan, situasi kamtibmas tetap terkendali. Pilkada 2024 pun berjalan sukses tanpa ada kendala yang berarti.
“Sejak awal kami yakin dan percaya beliau mampu menangani masalah besar seperti Pilkada karena beliau tidak asing bagi kami. Dan itu terbukti sukses,” tambah Zulfansyah.
Selain sukses mengawal agenda daerah, komunikasi antara Polres Aceh Tamiang dan warga juga dinilai sangat cair. Di bawah kepemimpinan Muliadi, respons terhadap pengaduan masyarakat menjadi lebih cepat, kinerja tim di lapangan lebih optimal, dan angka kriminalitas berhasil ditekan.
“Banyak hal positif yang terjadi. Di bawah kepemimpinan Pak Muliadi, rakyat Aceh Tamiang merasa sangat terbantu. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Kapolres,” tutup Zulfansyah. (ddh)
Tidak ada komentar