x

Kodim 0107/Aceh Selatan Kembali Bangun Jembatan Aramco di Empat Desa

waktu baca 2 menit
Minggu, 12 Jul 2026 19:34 4 redaksi

RAKYAT ACEH | TAPAKTUAN – Satuan teritorial Kodim 0107/Aceh Selatan kembali membangun jembatan Aramco di sejumlah desa yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang aman dan layak guna mendukung aktivitas masyarakat.

Pembangunan kali ini menyasar empat titik, yakni Desa Ruak, Kecamatan Kluet Utara, Desa Dalam, Kecamatan Samadua, kemudia dua titik lagi di Kecamatan Kota Bahagia yakni di Desa Ujung Tanoh serta Desa Gunung Cut.

Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., Minggu, (12/7), mengatakan pembangunan jembatan Aramco tersebut merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan 13 titik jembatan di berbagai wilayah Aceh Selatan.

“Alhamdulillah, setelah bulan lalu kami menyelesaikan pembangunan 13 titik jembatan Aramco, hari ini Kodim 0107/Aceh Selatan kembali melanjutkan pembangunan di empat titik yang menjadi kebutuhan vital masyarakat. Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi menjadi urat nadi yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kehidupan sosial warga,” katanya.

Ia mengatakan penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan dan koordinasi bersama pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, serta aparatur desa agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurut Dandim, pembangunan jembatan Aramco merupakan bukti nyata kehadiran negara melalui TNI dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih memiliki keterbatasan akses.

“Ini adalah bukti bahwa negara hadir melalui tangan-tangan prajurit TNI. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran Kodim 0107/Aceh Selatan. Selama masih ada kesulitan yang dapat kami bantu, kami akan terus hadir menjadi bagian dari solusi bersama pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Selatan,” tegas Letkol Inf Andrino Lubis.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, memudahkan akses anak-anak menuju sekolah, serta menunjang pelayanan kesehatan dan roda perekonomian desa. (yat/rus)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x