Personel Polsek Pintu Rime Gayo melakukan monitoring dan pengamanan arus lalu lintas di sejumlah titik terdampak banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo, Minggu (12/7). Foto: IstRakyat Aceh | Bener Meriah – Personel Polsek Pintu Rime Gayo melakukan monitoring dan pengamanan arus lalu lintas di sejumlah titik terdampak banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo, Minggu (12/7).
Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi akses transportasi masyarakat tetap aman pascabencana. Sejumlah lokasi yang menjadi perhatian petugas di antaranya Kampung Blang Rakal, Wih Porak, Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya, serta Tenge Besi Kampung Gemasih.
Selain melakukan pengecekan kondisi jalan dan jembatan, personel Polsek Pintu Rime Gayo juga mengatur arus kendaraan dengan menerapkan sistem buka tutup di beberapa titik rawan. Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan roda dua maupun roda empat tetap dapat melintas dengan aman.
Dari hasil monitoring, akses di Jembatan Kampung Wih Porak dan jalur Km 60 menuju Kecamatan Timang Gajah masih menerapkan sistem buka tutup. Kondisi tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses pemulihan berlangsung.
Sebagai penanganan sementara, pada Jembatan Kampung Wih Porak telah dipasang peti kemas dan gorong-gorong oleh pihak BUMN untuk membantu memperlancar akses masyarakat.
Kapolsek Pintu Rime Gayo menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak guna memastikan keamanan pengguna jalan sekaligus mendukung percepatan pemulihan infrastruktur transportasi pascabencana.
“Kami akan terus melakukan monitoring agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal,” ujarnya. (ril/ra)
Tidak ada komentar