Musibah angin puting beliung yang melanda kawasan Buket Rata, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada Senin malam (8/6), mengakibatkan kerusakan serius pada atap Mushalla Putri Dayah Zurriyatul Qur’ani Al Ma’arif (ZQA). FOR RAKYAT ACEH.RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Musibah angin puting beliung yang melanda kawasan Buket Rata, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada Senin malam (8/6), mengakibatkan kerusakan serius pada atap Mushalla Putri Dayah Zurriyatul Qur’ani Al Ma’arif (ZQA).

Terjangan angin kencang tersebut membuat sebagian besar atap mushalla tempat para santriwati melaksanakan ibadah dan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an mengalami kerusakan parah.
Dayah Zurriyatul Qur’ani Al Ma’arif (ZQA) dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi Qurani dan melahirkan santri berprestasi di Kota Lhokseumawe. Kehadiran mushalla menjadi fasilitas utama bagi para santriwati dalam menjalankan aktivitas ibadah, tahfiz Al-Qur’an, serta pembinaan akhlak.
Pimpinan Dayah ZQA, Tgk. Sulaiman Daud, S.HI., MH, akrab disapa Tgk Lhok Weng, menyampaikan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang terjadi membuat aktivitas mushalla tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami memohon doa dan dukungan dari kaum muslimin agar mushalla ini dapat segera diperbaiki dan kembali digunakan oleh para santriwati untuk beribadah dan menuntut ilmu,” ujarnya kepada Rakyat Aceh, pada Selasa (9/6).
Pihak dayah berharap adanya perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak, baik pemerintah, dermawan, maupun masyarakat luas, agar proses rehabilitasi mushalla dapat segera dilakukan sehingga kegiatan pendidikan dan ibadah para santriwati tidak terganggu dalam waktu yang lama.
Musibah ini menjadi ujian sekaligus pengingat akan pentingnya kebersamaan dan solidaritas umat dalam mendukung keberlangsungan pendidikan Islam serta pembinaan generasi Qurani di Aceh. (arm/ra)
Tidak ada komentar