x

Tak Dibongkar Meski Bakal Dibangun Jembatan Baru, Jembatan Enang-Enang Akan Jadi Situs Bersejarah

waktu baca 3 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 10:04 5 redaksi

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah dipastikan tidak akan dibongkar meski pemerintah pusat berencana membangun jembatan baru secara permanen.

Jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat itu akan dipertahankan sebagai situs bersejarah sekaligus tetap difungsikan secara terbatas.
Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatra, Safrizal ZA, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama Satgas PRR, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Disepakati juga bahwa jembatan ini nantinya setelah jadi jembatan baru tidak akan dibongkar, tetapi akan menjadi situs. Jembatan ini tetap akan dibuka secara sederhana dan tidak akan dibongkar sama sekali karena memiliki banyak sejarah,” kata Safrizal yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Jumat (24/7).
Menurutnya, kawasan Jembatan Enang-Enang menjadi perhatian banyak pihak sejak masyarakat secara swadaya membuka kembali akses yang terputus akibat bencana hidrometeorologi yang menimpa Aceh pada akhir 2025.

Bahkan, dua pekan lalu Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Satgas Nasional PRR Tito Karnavian meninjau langsung lokasi dan berdiskusi dengan para penggagas gerakan masyarakat tersebut.
Safrizal menjelaskan, berdasarkan hasil diskusi, inisiatif warga pada awalnya hanya bertujuan membuka akses menuju kebun agar dapat dilalui pejalan kaki maupun kendaraan roda dua. Namun, dukungan masyarakat yang semakin besar membuat pekerjaan berkembang hingga membuka kembali akses menuju jembatan.

“Jembatan sendiri tidak diperbaiki karena Kementerian PU mengkaji tidak bisa memperbaiki jembatan karena jembatannya fondasinya runtuh. Jadi masyarakat sendiri tidak memperbaiki jembatan, tetapi memperbaiki akses menuju jembatan. Jembatan tetap miring sampai hari ini dan beresiko runtuh kalau dilalui oleh kendaraan dengan tonase yang besar,” jelasnya.
Karena itu, pemerintah memutuskan memperkuat fondasi sebagai solusi sementara agar akses tetap dapat dimanfaatkan secara terbatas. Kendaraan bertonase ringan masih diperbolehkan melintas, sedangkan kendaraan bertonase besar tetap tidak dianjurkan demi menjaga keselamatan.

“Jalan akses lewat Enang-Enang akan dibuka terbatas. Kementerian Pekerjaan Umum akan membantu memperkuat fondasinya. Jadi bukan jembatannya, fondasinya yang runtuh akan diperkuat. Kalau kendaraan bertonase ringan lewat masih bisa, tetapi tidak dianjurkan untuk tonase besar agar keselamatan tetap terjaga,” ujarnya.
Selain mempertahankan Jembatan Enang-Enang sebagai situs bersejarah, pemerintah juga mempercepat penanganan jalur alternatif melalui Wih Porak di Kecamatan Pintu Rime Gayo, yang menjadi akses penghubung Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Safrizal mengatakan, pemerintah telah menyepakati pelebaran jalan di jalur tersebut. Pekerjaan fisik akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk pembangunan jembatan pada jalur alternatif, sedangkan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bertanggung jawab menyelesaikan pembebasan lahan di sepanjang trase jalan.

Untuk mendukung percepatan proyek itu, Kementerian Dalam Negeri melalui Satgas PRR akan memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah guna membantu pembebasan atau pemberian ganti rugi lahan milik warga. Saat ini, pemerintah daerah masih berdiskusi dengan masyarakat untuk menentukan luas lahan yang dibutuhkan beserta nilai pembebasannya.
“Kalau proses pembebasan lahannya selesai, bantuan dari Kemendagri akan segera disalurkan. Anggaran pelebaran jalannya sendiri sudah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga targetnya jalur alternatif ini bisa diperlebar hingga hampir dua kali lipat dari kondisi saat ini,” kata Safrizal. (sep/min)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x