x

Penilaian Gammawar 2026: Gampong Leu Ue Wakili Darul Imarah

waktu baca 3 menit
Selasa, 14 Jul 2026 06:37 1 redaksi

RAKYAT ACEH| KOTA JANTHO – Komitmen Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, dalam memperkuat peran keluarga melalui implementasi 10 Program Pokok PKK mendapat penilaian dari Tim Penilai Gampong Mawaddah Warrahmah (Gammawar) TP PKK Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026, Senin (13/7/2026).

 

Penilaian Gampong Leu Ue yang mewakili Kecamatan Darul Imarah merupakan agenda tahunan TP PKK Aceh Besar. Tujuan kegiatan tersebut untuk mengevaluasi sejauh mana program-program PKK telah diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Tim penilai dipimpin Karnaidi, S.Pd, bersama anggota dari masing-masing Kelompok Kerja. Selama proses penilaian, tim mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari tertib administrasi hingga pelaksanaan program pemberdayaan keluarga yang menjadi indikator utama Gammawar.

 

Ketua Tim Penilai Gammawar Aceh Besar, Karnaidi, S.Pd, mengatakan bahwa penilaian tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga lebih menitikberatkan pada pembinaan dan evaluasi terhadap implementasi 10 Program Pokok PKK di tingkat gampong.

 

“Gampong Leu Ue merupakan perwakilan Kecamatan Darul Imarah. Kami menilai bagaimana implementasi 10 Program Pokok PKK yang telah dilaksanakan di gampong ini, sejauh mana program tersebut berjalan dan mampu diterapkan di lapangan,” ujarnya.

 

Menurut Karnaidi, keberhasilan Gammawar tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari dampak nyata implementasi program PKK terhadap peningkatan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.

 

Ia berharap ke depan semakin banyak gampong yang berpartisipasi dalam Gammawar, sehingga semangat pemberdayaan masyarakat dapat terus berkembang di seluruh wilayah Aceh Besar.

 

“Kami juga berharap nantinya Gampong Leu Ue memiliki Galeri Pelangi sebagai wadah promosi berbagai kegiatan dan produk unggulan yang dihasilkan kader TP PKK, sebagaimana telah diterapkan di sejumlah gampong lainnya,” tambahnya.

 

Sementara itu, Camat Darul Imarah, Muhammad Basir SSTP menjelaskan bahwa keikutsertaan Gampong Leu Ue dalam Gammawar 2026 menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan berbasis keluarga sekaligus mendorong kemajuan gampong.

 

“Yang kita lakukan hari ini adalah untuk membenahi gampong, baik di tingkat kecamatan maupun Kabupaten Aceh Besar. Melalui kegiatan ini kita berharap seluruh program PKK dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyaraka,” katanya.

 

Gammawar sendiri merupakan program evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat gampong. Penilaian meliputi tertib administrasi sekretariat serta implementasi program pada empat Kelompok Kerja (Pokja).

 

Keempat Pokja tersebut yakni Pokja I bidang Penghayatan dan Pengamalan Pancasila serta PAAR Cinta Kasih, Pokja II bidang Pendidikan, Keterampilan dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Pokja III bidang Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga melalui program Aku Hatinya PKK, serta Pokja IV bidang Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan Sehat melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga.

 

Sedangkan Ketua TP-PKK Gampong Leu Ue Elisa, SKM mengakui lomba Gammawar ini menjadi kesempatan edukasi dan pengalaman bagi TP PKK Leu Ue dalam melaksanakan program organisasi.

 

“Sungguh ini menjadi edukasi dan pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai kader PKK gampong Leu Ue. Target menang, kami sudah berusaha maksimal, tentu tim penilai lebih objektif dalam menilai,” kata Elisa.

 

Kegiatan penilaian turut dihadiri Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE ST, Ketua Tuha Peut Tgk. H. Muhibbuddin Usman Daroy, SP, Tgk. Rusdi, Setiawan Abdallah, A.Md, aparatur gampong, kader TP PKK Gampong Leu Ue, serta unsur masyarakat yang ikut mendukung suksesnya pelaksanaan Gammawar 2026.

 

Melalui ajang ini, TP PKK Aceh Besar berharap implementasi 10 Program Pokok PKK tidak hanya menjadi dokumen administrasi, tetapi benar-benar mampu membentuk keluarga yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah.[]

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x