x

DPP-PWA dan MABC Nobar Final Piala Dunia 2026 Penuh Semangat Kebersamaan

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Jul 2026 15:38 11 redaksi

LHOKSEUMAWE | RAKYAT ACEH – Atmosfer Final Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di stadion tempat laga berlangsung, tetapi juga menggema hingga Kota Lhokseumawe, Aceh. Persatuan Wartawan Aceh (DPP-PWA) berkolaborasi dengan Metro Aceh Basketball Club (MABC) menggelar nonton bareng (nobar) partai puncak Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol menghadapi Argentina, di Cafe BRC Samudera, Jalan Samudera, Kota Lhokseumawe, Senin (20/7) dini hari.

Turut hadir dalam Nobar tersebut Wartawan Senior Harian Rakyat Aceh, Idris Bendung yang juga Dewan Majelis PWA , Ketua Harian PWA Armiadi, Sekretaris Jenderal DPP-PWA Erwin bersama pengurus PWA Zainuddin, Ketua Harian MABC Hendra Saputra, Iqbal dari BPS Kota Lhokseumawe, Sekretaris Barramoeda Aceh, M.Rocky Fajar, aparat kepolisian serta sejumlah wartawan, tokoh masyarakat, dan pecinta sepak bola dari berbagai komunitas di Kota Lhokseumawe.

Kegiatan ini menjelma menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan insan pers, pegiat olahraga, tokoh masyarakat, kalangan profesional, serta para pencinta sepak bola dalam satu suasana penuh antusiasme. Sejak beberapa jam sebelum kick-off, peserta mulai memadati lokasi untuk menikmati laga terbesar sepak bola dunia dengan atmosfer yang hangat, akrab, dan penuh semangat sportivitas.

Layar lebar beresolusi tinggi, didukung tata suara yang jernih, menghadirkan pengalaman menonton yang memikat. Setiap peluang, gol, penyelamatan gemilang, hingga momen-momen dramatis di lapangan disambut sorak sorai dan tepuk tangan para penonton, menciptakan suasana yang seolah membawa mereka berada langsung di arena pertandingan.

Ketua Umum DPP-PWA Maimun Asnawi melalui Ketua Harian Armiadi mengatakan, kegiatan nobar ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antar sesama wartawan, komunitas, dan masyarakat melalui momentum olahraga yang memiliki daya pemersatu.

“Final Piala Dunia merupakan peristiwa yang dinantikan masyarakat dunia. Kami ingin menjadikannya sebagai momentum memperkuat persaudaraan, mempererat komunikasi antarkomunitas, sekaligus menghadirkan ruang silaturahmi yang positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga telah lama menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang profesi, usia, maupun latar belakang. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus terpelihara melalui berbagai agenda sosial maupun olahraga lainnya.

Selain menikmati jalannya pertandingan, para peserta juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi mengenai strategi permainan, performa para pemain bintang, hingga peluang masing-masing tim sepanjang laga. Interaksi yang berlangsung secara alami semakin mempererat hubungan antarpeserta yang berasal dari beragam profesi.

Kolaborasi DPP-PWA dan MABC pun mendapat apresiasi dari para peserta. Mereka menilai kegiatan seperti ini bukan sekadar hiburan, melainkan menjadi wadah memperkuat solidaritas, memperluas jaringan silaturahmi, serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat.

Malam final yang menyita perhatian miliaran pasang mata di seluruh dunia itu akhirnya menjadi kenangan tersendiri bagi masyarakat Lhokseumawe. Di Cafe BRC Samudera, euforia sepak bola berpadu dengan nilai-nilai persaudaraan, membuktikan bahwa olahraga mampu menghadirkan kebersamaan yang melampaui batas profesi maupun perbedaan pilihan.

Akhirnya, Spanyol berhasil menjadi juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 dalam laga final di New Jersey. Ferran Torres mencetak gol kemenangan di laga tersebut.(adi/ra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x