x

Bupati Abdya Irup HUT RI ke 81

waktu baca 2 menit
Senin, 17 Agu 2026 13:53 7 redaksi

RAKYAT ACEH I BLANGPIDIE  – Bupati Abdya Dr. Safaruddin bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) menyerahkan sang saka merah putih kepada Pasukan Paskibraka untuk dikibarkan dalam rangka memperingati HUT RI ke 81 tahun 2026.

Upacara yang berlangsung di lapangan persada kota Blangpidie, Senin (17 Agustus 2026) itu, di mulai sekira pukul 09.00 wib. Acara berlangsung khidmat dihadiri ratusan peserta upacara dari berbagai kalangan baik dari TNI/Polri, PNS, Satpol PP, pelajar, OKP dan Pramuka dan masyarakat.

Di panggung utama hadir Istri Bupati Abdya Ratna Sari Dewi Safaruddin, Wakil Bupati Abdya Zaman Akli beserta anak, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi beserta istri, anggota Forkopimda plus Abdya beserta istri.

Dijajaran tamu undangan tampak hadir para anggota DPRK Abdya, Kepala SKPK, pejabat di Kodim 0110 Abdya, jajaran Polres Abdya, para ketua lembaga LSM, OKP, tokoh masyarakat dan mantan pendiri Abdya.

Usia bendera dikibarkan, dilanjutkan pembacaan Teks Pancasila oleh Bupati Abdya Dr. Safaruddin. Kemudian dilanjutkan dengan detik-detik Proklamasi selama satu menit, dan pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Letda Peralatan Alamsyah S,Pd. Acara yang berlangsung sekitar 50 menit itu berakhir dengan pembacaan do’a oleh kepala Kakan Kemenag Abdya Marwan Z, S,Ag

Sebagai petugas pembawa baki penaikan bendera sang merah putih Siti Radhiyatul Arsyi anak dari Bapak Muttaqin Zulwaly dan Ibu Eka Srikurniarti Asal sekolah MAN Inovasi. Pembentang Bendera atas nama Muhammad Fauzi Anak dari Bapak Irfan dan Ibu Tuty Effendy Asal Sekolah SMA Negeri 1 Abdya.

Selanjutnya yang bertindak sebagai Penarik Bendera atas nama Rafid Agil Anak dari Bapak Irfan Firanda dan Ibu Ricca Puspita Asal Sekolah SMA Unggul Harapan Persada Abdya.

Pengulur Bendera atas nama Teuku Muhammad Haikal Aditya Anak dari Bapak T. Yusmaidi dan Ibu Mutia Sari R. Asal Sekolah SMA Negeri Unggul Tunas Bangsa Abdya.

Usai upacara dilanjutkan dengan penampilan atlet para motor, aksi terbang bebas di langit dengan membawa semangat kemerdekaan. Kemudian penampilan demonstrasi dari personel yonif teritorial.

Selanjutnya, pembangunan 958/rangkong meukuree, pencak silat Militer, pembebasan tawanan, dan pertunjukan kolosal yang memukau, menyatu dalam budaya dan semangat daerah dari MAN Inovasi Abdya. (mat).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x