Rapat Tim Verifikasi dan Validasi KDMP Aceh Barat bersama sejumlah perangkat desaRAKYAT ACEH I MEULABOH – Sebanyak 17 dari 87 titik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kabupaten Aceh Barat, dinyatakan masuk kategori layak dengan catatan oleh tim verifikasi dan validasi KDMP setempat. Sejumlah perangkat gampong bersih–keras mendesak pihak pelaksana proyek agar tetap menyempurnakan pada sejumlah kekurangan. Meulaboh, Jumat (6/11/2026).
Penanggungjawab Tim Verifikasi dan Validasi KDMP, Sekda Aceh Barat, Dr Kurdi, menyatakan dari 87 titik lokasi pembangunan KDMP, baru 17 lokasi yang dinilai masuk kategori layak dengan catatan, usai tim melakukan verifikasi administrasi, fisik, dan perlengkapan lainnya.
Kurdi menyatakan, setiap catatan yang masuk dari 17 KDMP tersebut, seiring waktu berjalan, tetap akan diminta tanggung jawab penyempurnaan dari pihak pelaksana.
“Kita kelar kan berita acara verifikasi dan validasi 17 KDMP ini, agar segera di update dalam data kementerian,” ungkap Kurdi.
Banyaknya keluhan dan masukan dari sejumlah perangkat desa, Kurdi berupa menenangkan geuchik yang hadir, dengan berupaya menjelaskan, jika verifikasi dan validasi ini, bukan bagian serah terima KDMP, karena setiap kekurangan yang menjadi catatan tetap menjadi tanggung jawab pelaksana.
“Kami disini bertindak sebagai tim mengawal saja, tapi karena penugasan dalam program negara, makanya tetap harus kita lakukan dan laporkan apapun kondisinya,” urai Kurdi.
Salah seorang geuchik yang hadir, Safrizal, Kepala Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, mengharapkan setiap poin yang menjadi catatan tim verifikasi dan validasi, harus ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana agar operasional KDMP dapat berjalan maksimal.
“Minimal menghadirkan pihak pelaksana, meminta kejelasan kapan disempurnakan setiap kekurangan yang ada,” harap Safrizal.(den)
Tidak ada komentar