google-site-verification=lTri5nsyVYrYR2gEBKvHFtnKrIiaqkxia1NBvPczuecAceh Barat Mulai Kembangkan Metode Belajar Berhitung Secara Gampang dan Ceria - Rakyataceh
x

Aceh Barat Mulai Kembangkan Metode Belajar Berhitung Secara Gampang dan Ceria

waktu baca 2 menit
Minggu, 12 Apr 2026 06:25 1 redaksi

Rakyat Aceh | Meulaboh – Komitmen

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meningkatkan kualitas pendidikan didaerahnya, terutama pemahaman matematika mulai terlihat fokus. Bahkan, Bupati Aceh Barat Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil, sampai memboyong pencetus pelatihan metode Gasing, Yohanes Surya menuju lokasi pelatihan berhitung metode gampang, asyik, dan menyenangkan (Gasing). Meulaboh, Sabtu (11/4/2026).

 

Pelatihan metode Gasing, Asyik, dan Menyenangkan, telah berlangsung sejak 6 April 2026 di Gedung BKPSDM Kompleks Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat. Metode belajar berhitung ala Gasing, menjadi langkah strategis dalam mendorong perubahan cara belajar matematika dengan cerita.

 

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menegaskan bahwa program ini tidak boleh berhenti hanya pada tahap pelatihan. Ia menargetkan ilmu yang diperoleh dapat segera menyebar luas kepada sedikitnya 280 guru di seluruh Aceh Barat.

 

“Proses ini jangan berhenti di sini. Dalam dua bulan ke depan, kita harapkan terjadi perubahan nyata, siswa Aceh Barat bisa berhitung dengan baik,” harap Tarmizi.

 

Ia mengakui bahwa mengubah kebiasaan masyarakat bukan hal mudah. Selama ini, pola belajar anak masih kurang optimal, bahkan waktu luang lebih banyak dihabiskan untuk bermain gawai atau beristirahat tanpa aktivitas produktif.

 

“Ini fase yang berat, karena kita mengubah kebiasaan. Tapi ini adalah perjuangan pemerintah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan terbaik bagi generasi kita,” pandangan Tarmizi.

 

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan dengan Prof. Yohanes Surya menjadi momentum penting dalam mewujudkan cita-cita Aceh Barat sebagai daerah yang maju dan terbaik di Aceh. Metode Gasing dinilai mampu menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami.

 

“Banyak daerah di Indonesia berharap program ini. Kita bersyukur Aceh Barat bisa lebih dulu menghadirkannya,” katanya.

 

Ia menekankan peran guru sebagai agen perubahan. Setelah pelatihan, para guru diharapkan menjadi contoh nyata di sekolah maupun di tengah masyarakat, sehingga perubahan pola belajar juga terjadi di lingkungan keluarga.

 

“Perubahan itu dimulai dari diri sendiri. Apa yang dilakukan hari ini akan dilihat oleh masyarakat. Jadilah contoh yang baik, sehingga Aceh Barat benar-benar menjadi hebat,” tegasnya.

 

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat optimistis mampu mencetak generasi yang unggul, dengan target besar, seluruh anak di Aceh Barat mampu berhitung dengan baik dan percaya diri.(den)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x