x

Anjing Positif Rabies, Pemkab Aceh Tengah Vaksinasi Massal

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Jun 2026 19:25 4 redaksi

RAKYAT ACEH | TAKENGON – Sudah tiga pekan Kecamatan Silih Nara dihebohkan dengan berkeliaran anjing yang positif rabies. Dan sempat menggigit dan melukai warga setempat.
Kasus tersebut sempat menimbulkan keresahan masyarakat setelah seekor anjing liar menyerang warga di beberapa kampung di Kecamatan Silih Nara pada 7 – 8 Juni 2026. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Aceh Tengah, sebanyak 9 warga dari Kampung Arul Gele, Bur Ni Bius, Remesen, dan Payu Pelu menjadi korban gigitan hewan penular rabies (GHPR).

Hasil pemeriksaan laboratorium Dinas Peternakan dengan nomor registrasi Reg. 110001/RI20501/06/2026 kemudian mengonfirmasi bahwa sampel hewan tersebut positif rabies. Menindaklanjuti temuan tersebut, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai standar, meliputi pencucian luka, pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR), serta Serum Anti Rabies (SAR) di fasilitas kesehatan yang ditunjuk.

Sebelumnya, sebagai langkah pencegahan dini, Dinas Peternakan Aceh bekerjasama Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah telah melaksanakan kegiatan sosialisasi dan vaksinasi rabies di Kampung Timbangan Gading dan Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil memvaksinasi sebanyak 266 hewan penular rabies yang terdiri dari 260 ekor anjing dan enam ekor kucing.
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga kemudian memimpin guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat, terkoordinasi, dan sesuai prosedur, berlangsung setelah ibadah Shalat Subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon, 13 Juni 2026.

Rapat tersebut membahas langkah-langkah penaganan mulai dari penanganan korban, pengendalian sumber penularan, percepatan vaksinasi hewan, hingga upaya pencegahan kasus rabies lanjutan melalui pendekatan One Health yang mengintegrasikan sektor kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan bahwa populasi anjing di Kabupaten Aceh Tengah mencapai 3.745 ekor yang menjadi target utama vaksinasi massal. Sementara itu, data Dinas Kesehatan menunjukkan jumlah kasus GHPR di Aceh Tengah mencapai 351 kasus sepanjang tahun 2025 dan sebanyak 158 kasus hingga Juni 2026. (jur/min)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x