google-site-verification=lTri5nsyVYrYR2gEBKvHFtnKrIiaqkxia1NBvPczuec
Bupati Haili Yoga melepas 19 ton lebih kopi Arabika Gayo yang saat ini tengah panen raya setelah daerah dingin itu dilanda bencana alam November 2025 yang menghancurkan puluhan jembatan dan ribuan masyarakat kehilangan tempat tinggal. Foto: JurnalisaRAKYAT ACEH | TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, secara resmi melepas ekspor Kopi Gayo sebanyak 19,2 ton ke benua eropa tepatnya di negara Inggris dilaksanakan di gudang Koperasi Pedagang Kopi (Kopepi) Ketiara, Kecamatan Bebesen, 12 April 2026.

Dalam arahannya, Bupati Haili Yoga menyampaikan rasa bangga atas capaian ekspor tersebut yang dinilai sebagai bukti nyata kualitas dan daya saing Kopi Gayo di pasar internasional.
Ia juga mengapresiasi peran Ketiara yang terus membina petani kopi, khususnya dalam menjaga kualitas serta kelestarian lingkungan melalui program Ketiara Cinta Hutan.
“Saya sangat bahagia hari ini kita dapat melepas Kopi Gayo ke Inggris sebanyak 19.200 kg. Ini prestasi luar biasa dari daerah kita, Aceh Tengah. Kopi Gayo hari ini semakin dikenal dunia, dan ini tidak terlepas dari peran para pelaku usaha dan tokoh perempuan yang membina masyarakat,” ujar Haili Yoga.
Ekspor ini menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat posisi Kopi Gayo sebagai komoditas unggulan Aceh Tengah yang mampu bersaing di pasar global sekaligus mendorong kesejahteraan petani lokal
Bupati juga berharap ekspor ini menjadi motivasi bagi seluruh petani dan pelaku usaha kopi untuk terus meningkatkan kualitas produksi serta memperluas pasar ekspor.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pelepasan Kopi Gayo sebanyak 19 ton 200 kilogram ke Inggris secara resmi kita lepas,” ucapnya saat melepas dua truk bermuatan kopi.
Kegiatan ini turut dihadiri Rahmah selaku pimpinan Ketiara, Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh Tengah, serta Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Tengah. (jur/mar)
Tidak ada komentar