
RAKYAT ACEH | ACEH UTARA — Sebuah keluhan yang bermula dari jalan di penuhi lubang akhirnya membawa pemerintah turun langsung ke lapangan. Kondisi Jalan Alue Papeun yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial itu mendapat respons cepat dari Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara, Tarmizi Panyang.
Walaupun dalam kondisi hujan, pada Selasa (15/9), Tarmizi bersama tim Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendatangi Gampong Alue Papeun, Kecamatan Nisam Antara. Bukan sekadar meninjau kondisi jalan, kedatangan orang nomor dua di Aceh Utara itu juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan yang selama ini mereka hadapi.
Di lokasi, Tarmizi disambut Geuchik Gampong Alue Papeun, unsur mukim, tokoh masyarakat, serta warga. Suasana pertemuan berlangsung hangat. Namun di balik sambutan tersebut, tersimpan persoalan yang telah lama dirasakan masyarakat, akses jalan yang rusak dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Dalam dialog bersama warga, berbagai keluhan disampaikan. Mulai dari terganggunya mobilitas, sulitnya akses antar gampong, hingga kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki akses tersebut, mengingat jalan ini menjadi salah satu jalur penting yang menghubungkan antar gampong menuju Kecamatan Nisam dan wilayah sekitarnya,” ujar salah seorang warga setempat.
Jalan yang menjadi perhatian masyarakat mencakup ruas Alue Papeun–Banda Slamat sepanjang sekitar 7 kilometer dan ruas Alue Papeun–Banda Khalifah sekitar 5 kilometer, keduanya berada di Kecamatan Nisam Antara.
Bagi warga, persoalan jalan bukan hanya tentang permukaan aspal yang rusak. Ketika akses transportasi terganggu, aktivitas ekonomi ikut terdampak. Anak-anak menghadapi perjalanan yang lebih sulit menuju sekolah, akses menuju fasilitas kesehatan menjadi tidak mudah, sementara mobilitas masyarakat antar gampong turut terkendala.
Karena itu, kehadiran Wakil Bupati di tengah kondisi jalan tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat. Keluhan yang sebelumnya disuarakan melalui media sosial kini dapat disampaikan langsung kepada pemerintah di lokasi persoalan.
Harapan warga pun kembali tumbuh. Mereka tidak hanya membutuhkan kunjungan dan peninjauan, tetapi juga menunggu tindak lanjut nyata agar akses transportasi yang selama ini mereka gunakan dapat kembali aman dan layak.
Jalan Alue Papeun kini menjadi bagian dari cerita tentang bagaimana suara warga bergerak dari ruang media sosial menuju perhatian pemerintah. Dari lubang-lubang yang selama ini menghambat perjalanan, masyarakat berharap lahir jalan yang lebih aman, nyaman, dan mampu kembali membuka akses bagi kehidupan mereka.
Bagi warga Alue Papeun, perjalanan belum selesai. Peninjauan menjadi awal, sementara perbaikan nyata tetap menjadi harapan yang mereka tunggu. (arm/ra)
Sebuah keluhan yang bermula dari jalan penuh lubang akhirnya membawa pemerintah turun langsung ke lapangan. Kondisi Jalan Alue Papeun yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial mendapat respons cepat dari Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara, Tarmizi Panyang. FOR RAKYAT ACEH
Tidak ada komentar