Prajurit TNI bersama masyarakat memperingati malam Nuzulul Qur’an pada Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al-Fitrah, Kompleks Militer Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Jumat (6/3/2026) malam. FOR RAKYAT ACEH.Rakyat Aceh | LHOKSEUMAWE – Khaidir yang akrab disapa Abu Khaidir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Kota Lhokseumawe periode 2026–2031 dalam kegiatan Temu Karya Karang Taruna yang berlangsung pada Jumat (6/3).

Penetapan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Karang Taruna Aceh, Ismed, yang memimpin jalannya forum organisasi pemuda tersebut.
Ismed mengatakan, Temu Karya Karang Taruna merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi generasi muda dalam membangun karakter sosial serta meningkatkan peran kepemudaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, Karang Taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan potensi generasi muda serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program sosial dan kepemudaan.
“Karang Taruna menjadi wadah pengabdian bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri, membangun karakter, serta berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat,” ujar Ismed.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Nurlina, berharap kepengurusan Karang Taruna yang baru dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sosial dan mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai, Karang Taruna memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi pemuda, menjadi agen perubahan sosial, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial.
Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Lhokseumawe terpilih, Khaidir, menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi sebagai salah satu pilar sosial dalam mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai kebijakan pembangunan, khususnya program Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar dan Wakil Wali Kota Husaini dalam mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat melalui visi Keureja Bagah, Rakyat Ceudah, Lhokseumawe Meugah,” kata Abu Khaidir.
Ia juga menegaskan bahwa ke depan Karang Taruna akan fokus pada penguatan peran kepemudaan hingga tingkat kecamatan dan gampong (desa), sehingga organisasi ini dapat berkontribusi lebih aktif dalam pembangunan sosial di daerah.
Khaidir menambahkan, sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2019, Karang Taruna merupakan organisasi sosial yang diharapkan menjadi potensi sumber kesejahteraan sosial, khususnya bagi generasi muda.
“Karang Taruna diharapkan mampu berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan berbagai permasalahan sosial melalui program rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, perlindungan sosial, serta mendukung program prioritas nasional,” pungkasnya. (arm/ra)
Tidak ada komentar