x

Lebaran 2026 Lebih Aman, Kecelakaan Lalu Lintas di Lhokseumawe Turun 60 Persen

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Mar 2026 15:59 4 redaksi

LHOKSEUMAWE | RAKYAT ACEH – Momentum Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Lhokseumawe berlangsung lebih aman dengan penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas hingga 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang mengedepankan strategi preventif, penguatan pengamanan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops), Kompol M. Abdhi Hendriyatna, menjelaskan bahwa pada Operasi Ketupat tahun sebelumnya tercatat satu korban meninggal dunia, empat orang mengalami luka ringan, serta kerugian material mencapai sekitar Rp13 juta.

“Pada tahun ini, hanya terjadi satu kasus kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat,” ujar Abdhi, dikonfirmasi Rakyat Aceh, pada Kamis (26/3).

Insiden tersebut terjadi di kawasan Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Kecelakaan dipicu oleh pengemudi kendaraan roda empat yang diduga mengantuk hingga menyenggol sepeda motor. Akibatnya, dua orang mengalami luka ringan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Meski terdapat peningkatan nilai kerugian dalam satu kejadian, secara keseluruhan tren kecelakaan menunjukkan penurunan tajam baik dari sisi jumlah kejadian maupun tingkat fatalitas.

Polres Lhokseumawe menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari optimalisasi patroli rutin di titik rawan kecelakaan, peningkatan kehadiran personel di kawasan padat aktivitas, serta penguatan pengawasan di jalur-jalur utama selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Kami melakukan patroli intensif, penebalan personel di titik rawan macet dan kecelakaan, serta memastikan kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat,” jelas Abdhi.

Selain langkah pengamanan, pendekatan edukatif juga terus digencarkan melalui pemasangan imbauan keselamatan, sosialisasi kepada masyarakat, serta penyuluhan kepada pelajar, instansi pemerintah, hingga lingkungan kampus.

Polisi juga mendorong masyarakat untuk memilih jalur yang lebih aman serta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko kelelahan saat berkendara jarak jauh.

Ke depan, Polres Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk mempertahankan tren positif ini melalui strategi pengamanan yang berkelanjutan, sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari keselamatan bersama di jalan raya.
(arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x