x

Pelaku Penembak M.Nasir Mengaku Diperintah: “Saya Tak Berniat Menembak, Tolong Bantu Saya, Rekan Wartawan”

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Nov 2025 15:23 24 redaksi

LHOKSEUMAWE | RAKYAT ACEH – Kerja cepat tim gabungan Polres Lhokseumawe dan Polda Aceh membuahkan hasil dalam mengungkap kasus penembakan misterius yang mengguncang Kota Lhokseumawe. Tersangka utama, Agusli bin Sofyan, berhasil ditangkap pada Kamis (13/11/2025) pagi di wilayah Kabupaten Bireuen, setelah sempat melarikan diri pascakejadian.

Agusli merupakan tersangka dalam kasus tewasnya Muhammad Nasir (48), warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe. Dalam keterangannya di hadapan awak media, pelaku mengaku tidak berniat menembak korban dan menyebut dirinya hanya menjalankan perintah dari pihak lain.

“Saya akan ceritakan semua yang terlibat dan siapa yang menyuruh saya, Pak. Tolong bantu saya, rekan-rekan wartawan,” ujar Agusli dengan suara bergetar di halaman Mapolres Lhokseumawe.

Namun, suasana mendadak berubah ketika seorang pria berpakaian preman yang berdiri di belakangnya menegur dengan kalimat singkat, “Sesuai arahan, ya.” Seketika Agusli menunduk dan menangis, sementara dua anggota polisi menggiringnya menuju ruang tahanan usai konferensi pers yang dipimpin Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan.

“Tolong bantu saya, Pak,” ucapnya lagi dengan lirih, sebelum pria berpakaian preman tersebut kembali menegaskan, “Sesuai arahan, beuh.”

Beberapa wartawan yang hadir menduga, apabila pelaku diberi waktu lebih lama untuk berbicara tanpa intervensi, kemungkinan besar ia akan mengungkap lebih banyak tentang dalang di balik penembakan yang menewaskan Muhammad Nasir.

Dalam keterangan resminya, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif.

“Pelaku yang kami amankan adalah Agusli bin Sofyan, warga Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Ia merupakan pelaku penembakan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Ahzan dalam konferensi pers di halaman Mapolres.

Kapolres menegaskan, pihaknya masih mendalami motif penembakan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Polisi berjanji akan mengungkap secara transparan seluruh rangkaian kejadian yang telah mengguncang masyarakat Aceh tersebut.(arm/min)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x