Direktur Teknis dan Operasional PT Perta Arun Gas, Agus Mukorobin,
menyerahkan truck pengangkut sampah kepada Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH.,MH. FOR RAKYAT ACEHRAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE -Volume sampah di Kota Lhokseumawe mengalami lonjakan signifikan selama bulan Ramadan, bahkan mencapai sekitar 200 ton per hari. Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima bantuan satu unit truk pengangkut sampah dari PT Perta Arun Gas (PAG).

Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Lhokseumawe, Selasa (10/3), sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah di kota tersebut.
Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH.,MH, mengatakan bahwa selama Ramadhan terjadi peningkatan produksi sampah hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Produksi sampah naik dari sekitar 100 ton menjadi 200 ton per hari. Jika biasanya pengangkutan dilakukan sekali, kini harus dilakukan hingga tiga kali dalam sehari,” ujar Sayuti.
Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Lhokseumawe hanya memiliki 18 unit armada pengangkut sampah, terdiri dari 13 truk besar dan lima truk kecil, yang harus melayani seluruh wilayah kota.
Karena itu, Sayuti mengapresiasi dukungan PT Perta Arun Gas yang dinilai sangat membantu upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan kota.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Perta Arun Gas atas bantuan ini. Armada tambahan ini sangat penting untuk mendukung program kebersihan kota, termasuk program M. Broh yang kami dorong untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Direktur Teknis dan Operasional PT Perta Arun Gas, Agus Mukorobin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Menurutnya, dukungan tersebut diberikan karena pihaknya melihat keseriusan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menangani persoalan sampah yang menjadi salah satu isu penting perkotaan.
“Kami melihat pemerintah kota sangat gencar melakukan penanganan sampah. Dengan adanya satu unit mobil bantuan ini, kami berharap dapat membantu menyukseskan program prioritas Wali Kota Lhokseumawe,” ujar Agus.
Dengan tambahan armada tersebut, diharapkan proses pengangkutan sampah di Kota Lhokseumawe dapat berjalan lebih optimal, terutama selama bulan Ramadan ketika volume sampah meningkat secara signifikan.(arm/ra)
Tidak ada komentar