Rektor UIN Sultanah Narasiyah Lhokseumawe Prof. Dr. Danial, M.Ag didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Darmadi, M.Si, serta Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Said Alwi, M.A, menyampaikan kebijakan pembebasan SPP bagi 203 mahasiswa korban banjir Aceh, Sabtu (14/3). ARMIADI RAKYAT ACEHRAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menunjukkan kepedulian nyata terhadap mahasiswanya yang terdampak bencana alam.

Kampus tersebut memutuskan membebaskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi seratusan mahasiswa korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada 26 November 2025 lalu.
Sebanyak 203 mahasiswa yang terdampak bencana tersebut mendapatkan pembebasan biaya SPP untuk semester genap tahun akademik 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret agar para mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi tanpa terbebani kondisi ekonomi pascabencana.
Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk empati sekaligus tanggung jawab moral institusi pendidikan dalam membantu mahasiswa yang tengah menghadapi situasi sulit.
“Kampus harus hadir memberikan solusi. Kami ingin memastikan mahasiswa korban banjir tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala persoalan biaya kuliah,” ujar Danial saat pertemuan dengan awak media yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama, Sabtu (14/3).
Dalam kesempatan itu, Rektor turut didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Darmadi, M.Si, serta Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Said Alwi, M.A.
Dr. Darmadi menambahkan, kebijakan pembebasan SPP tersebut diharapkan mampu meringankan beban mahasiswa sehingga mereka dapat tetap fokus menjalani proses perkuliahan tanpa dibayangi kesulitan finansial akibat dampak bencana.
Menurutnya, langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan responsif terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya bagi mahasiswa yang terdampak langsung oleh bencana alam.
Dengan kebijakan tersebut, UIN Sultanah Narasiyah Lhokseumawe berharap para mahasiswa korban banjir tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. (arm/ra)
Tidak ada komentar