Ratusan warga memadati operasi pasar gas elpiji subsidi 3 kilogram yang digelar Pemerintah Kota Lhokseumawe sebagai langkah antisipatif menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga menjelang akhir tahun. ARMIADI RAKYAT ACEHRAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Ratusan warga memadati operasi pasar gas elpiji subsidi 3 kilogram yang digelar Pemerintah Kota Lhokseumawe sebagai langkah antisipatif menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga menjelang akhir tahun. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe dengan Pertamina Patra Niaga.

Operasi pasar LPG 3 kilogram tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Rabu, 24 Desember 2025, dilanjutkan Kamis, 25 Desember, hingga Minggu, 28 Desember 2025. Kegiatan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi pemusatan di Lapangan Islamic Centre Kota Lhokseumawe.
Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa operasi pasar ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh LPG subsidi sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus mencegah potensi kelangkaan di tingkat pengecer.
“Melalui operasi pasar ini, kami ingin membantu masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, agar tetap mudah mendapatkan LPG subsidi dengan harga yang wajar dan terjangkau,” ujarnya kepada Rakyat Aceh, Rabu (24/12).
Pada hari pertama pelaksanaan, pemerintah menyediakan sebanyak 560 tabung LPG 3 kilogram yang dijual kepada masyarakat dengan harga Rp18.000 per tabung sesuai HET. Untuk menjaga ketertiban dan menghindari penumpukan massa, panitia memberlakukan sistem nomor antrean.
Adapun syarat pembelian cukup membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Setiap kepala keluarga dibatasi hanya dapat membeli satu tabung LPG 3 kilogram guna memastikan distribusi berjalan adil dan merata.
Sementara itu, pihak Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan LPG subsidi yang disalurkan dalam operasi pasar ini mencukupi kebutuhan masyarakat. Penyaluran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Pemerintah Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan operasi pasar ini secara tertib dan membeli LPG sesuai kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan serta memastikan gas subsidi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.(arm/ra)
Tidak ada komentar