JAGA ENERGI: Petugas PHR Zona 1 terus menjaga keandalan energi melalui penguatan komitmen keselamatan operasi pada momen Lebaran Idulfitri 1447 H di salah satu Stasiun Pengumpul (SP) minyak, Kamis (26/3). FOR RAKYAT ACEHRAKYAT ACEH | ACEH TAMIANG – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 memastikan seluruh aktivitas operasional di wilayah kerjanya tetap berjalan andal selama masa libur dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk menjaga ketahanan energi nasional melalui penguatan mitigasi risiko dan pengawasan keselamatan kerja secara berlapis.

General Manager PHR Zona 1, Mefredi, menyatakan bahwa perusahaan telah menyiagakan tim tanggap darurat, yakni Incident Management Team (IMT) dan Site Emergency Response Team (SERT), selama 24 jam penuh. Pemeriksaan berkala terhadap seluruh peralatan darurat pun diintensifkan di berbagai blok migas.
“Keamanan operasi tidak hanya bertumpu pada kesiapan sistem, tetapi juga disiplin setiap pekerja dalam menjalankan prosedur keselamatan,” ujar Mefredi dalam keterangan tertulis, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menegaskan, budaya keselamatan tetap menjadi prioritas utama meski dalam periode libur panjang. Adapun mitigasi wilayah kerja yang masuk dalam pemantauan ketat ini meliputi Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, PHE NSO, serta sejumlah lapangan Pertamina EP (PEP) seperti Jambi, Lirik, Pangkalan Susu, dan Rantau.
Fokus pengawasan lapangan saat ini diarahkan pada lokasi yang tengah melakukan kegiatan pengeboran aktif. Di antaranya adalah sumur RNTDZ 51 di PEP Rantau dan lokasi PPT-A1 di PEP Pangkalan Susu. Selain memantau aspek kesehatan pekerja (fit to work), perusahaan juga memantau kondisi cuaca secara harian melalui data BMKG guna mengantisipasi kendala teknis di lapangan.
Di sisi keamanan fasilitas, perseroan memperketat pemeriksaan arus keluar-masuk orang dan kendaraan. “Kami juga berkoordinasi dengan aparat setempat untuk memantau kondisi sosial di sekitar wilayah operasi demi kelancaran produksi,” kata Mefredi.
Pertahankan Rekor Jam Kerja Selamat
Upaya pengetatan ini sejalan dengan rekam jejak keselamatan PHR Zona 1. Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 0,0, alias nihil insiden kerja.
Hingga saat ini, perseroan juga membukukan angka Zero Lost Time Injury (LTI) dengan total 20.369.999 jam kerja selamat. Mefredi menambahkan, standar operasional yang telah berjalan baik selama ini tidak hanya dipertahankan, tetapi ditingkatkan level pengawasannya selama momen Lebaran.
“Ini bentuk dukungan kami agar pasokan energi tetap terjaga secara berkelanjutan,” pungkasnya. (ddh)
Tidak ada komentar