
RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Politeknik Nasional 2026 yang digelar di Politeknik Negeri Tanah Laut, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Kontingen PNL tampil impresif dengan memborong sejumlah gelar juara di berbagai cabang perlombaan.

Capaian ini menegaskan posisi PNL sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi dan keterampilan terapan, tetapi juga kokoh dalam pembinaan nilai-nilai spiritual berbasis Al-Qur’an. Di tengah dinamika pendidikan modern, PNL menunjukkan bahwa integrasi antara kecerdasan intelektual dan kedalaman religius dapat berjalan selaras.
Sejumlah mahasiswa berhasil mengukir prestasi gemilang, di antaranya Mirna Yanti yang meraih Juara 1 Tartil Putri Kategori Mumtaz, Ryan Oryza sebagai Juara 1 Hifdzil Putra Kategori Mumtaz, serta Muhammad Hanif Almubarak yang menyabet Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putra Kategori Thayyib.
Prestasi lainnya diraih oleh Muhammad Fikri Abdillah sebagai Juara 2 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putra Kategori Jayyid, Raisa Amanda Putri sebagai Juara 3 Hifdzil Putri Kategori Mumtaz, serta Hufra Balkis yang meraih Juara 3 Tartil Putri Kategori Thayyib.
Direktur PNL, Rizal Syahyadi, melalui Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Syukri, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, peran aktif pembina, serta dukungan penuh sivitas akademika.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi mampu bersaing tidak hanya dalam bidang akademik dan keterampilan, tetapi juga dalam ranah keagamaan. Ini adalah wujud komitmen PNL dalam membentuk lulusan yang utuh,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ajang MTQ memiliki peran strategis dalam membangun karakter mahasiswa yang berintegritas dan berakhlak mulia. Menurutnya, pembinaan berbasis nilai-nilai Qur’ani menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berdaya saing global.
PNL pun menyatakan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya generasi vokasi unggul yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Ajang MTQ Politeknik Nasional sendiri menjadi wadah silaturahmi mahasiswa vokasi se-Indonesia sekaligus panggung untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an. Dari panggung nasional ini, PNL menegaskan satu pesan kuat: bahwa keunggulan teknologi dan kemuliaan akhlak merupakan dua pilar yang saling melengkapi dalam membangun masa depan bangsa. (arm/ra)
Tidak ada komentar