x

PUPR Aceh Barat Rehabilitasi Jalan Singgah Mata 2 Cegah Kecelakaan

waktu baca 4 menit
Rabu, 20 Mei 2026 20:15 1 redaksi

RAKYAT ACEH I MEULABOH – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat melakukan rehabilitasi pada ruas Jalan Singgah Mata II, Kecamatan Johan Pahlawan, Kota Meulaboh. Kegiatan ini merupakan pemeliharaan rutin jalan dalam kawasan kota guna merespons keluhan warga tentang kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sebelum diperbaiki, kondisi badan jalan di kawasan tersebut dilaporkan sangat memprihatinkan. Aspal di sejumlah titik telah terkelupas dalam skala besar dan kecil, menyisakan lubang-lubang menganga yang luas dan dalam. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi pengendara, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan yang sering kali mengakibatkan kecelakaan tunggal bagi kendaraan roda dua

Dalam pelaksanaan rehabilitasi ini, tim teknis PUPR menerapkan metode perbaikan standar untuk kerusakan aspal jalan kota. Proses pengerjaan, meliputi
pemotongan aspal (Cutting) bagian aspal yang rusak atau terkelupas agar area perbaikan lebih rapi dan kokoh.

Selanjutnya langsung patching (penambalan) untuk menutup lubang-lubang yang menganga dengan menggunakan material aspal baru untuk mengembalikan kondisi kerataan permukaan badan jalan.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menegaskan bahwa pemeliharaan rutin ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menyediakan infrastruktur yang layak dan aman bagi masyarakat.

“Kami menyadari Jalan Singgah Mata II di kawasan kota Meulaboh ini adalah jalur padat aktivitas. Kerusakan yang terjadi memang sudah sangat parah dan membahayakan, maka kami kerahkan tim dan alat berat untuk melakukan perbaikan . Fokus utama kami adalah menghilangkan potensi bahaya bagi masyarakat yang melintas, terutama di malam hari,” ujar Beni, Rabu (20/5-2026).

Warga sekitar dan pengguna jalan menyambut baik gerak cepat ini. Mengingat cuaca yang tidak menentu, penutupan lubang-lubang tersebut dinilai krusial agar genangan air hujan tidak semakin memperparah kerusakan jalan atau menyembunyikan kedalaman lubang dari pandangan pengendara.

Dinas PUPR menargetkan proses rehabilitasi di jalan Singgah Mata II ini dapat rampung dalam waktu singkat agar arus lalu lintas akan lancar bagi penguna jalan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat melintasi area yang sedang dalam tahap pengerjaan demi keselamatan bersama,” ungkapnya.(den)

perbaikan badan jalan di ruas Singgah Mata II Kota Meulaboh

 

 

PUPR Aceh Barat Rehabilitasi Jalan Singgah Mata 2 Cegah Kecelakaan

 

RAKYAT ACEH I MEULABOH – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat melakukan rehabilitasi pada ruas Jalan Singgah Mata II, Kecamatan Johan Pahlawan, Kota Meulaboh. Kegiatan ini merupakan pemeliharaan rutin jalan dalam kawasan kota guna merespons keluhan warga tentang kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

 

Sebelum diperbaiki, kondisi badan jalan di kawasan tersebut dilaporkan sangat memprihatinkan. Aspal di sejumlah titik telah terkelupas dalam skala besar dan kecil, menyisakan lubang-lubang menganga yang luas dan dalam. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi pengendara, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan yang sering kali mengakibatkan kecelakaan tunggal bagi kendaraan roda dua

 

Dalam pelaksanaan rehabilitasi ini, tim teknis PUPR menerapkan metode perbaikan standar untuk kerusakan aspal jalan kota. Proses pengerjaan, meliputi

pemotongan aspal (Cutting) bagian aspal yang rusak atau terkelupas agar area perbaikan lebih rapi dan kokoh.

 

Selanjutnya langsung patching (penambalan) untuk menutup lubang-lubang yang menganga dengan menggunakan material aspal baru untuk mengembalikan kondisi kerataan permukaan badan jalan.

 

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menegaskan bahwa pemeliharaan rutin ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menyediakan infrastruktur yang layak dan aman bagi masyarakat.

 

“Kami menyadari Jalan Singgah Mata II di kawasan kota Meulaboh ini adalah jalur padat aktivitas. Kerusakan yang terjadi memang sudah sangat parah dan membahayakan, maka kami kerahkan tim dan alat berat untuk melakukan perbaikan . Fokus utama kami adalah menghilangkan potensi bahaya bagi masyarakat yang melintas, terutama di malam hari,” ujar Beni, Rabu (20/5-2026).

 

Warga sekitar dan pengguna jalan menyambut baik gerak cepat ini. Mengingat cuaca yang tidak menentu, penutupan lubang-lubang tersebut dinilai krusial agar genangan air hujan tidak semakin memperparah kerusakan jalan atau menyembunyikan kedalaman lubang dari pandangan pengendara.

 

Dinas PUPR menargetkan proses rehabilitasi di jalan Singgah Mata II ini dapat rampung dalam waktu singkat agar arus lalu lintas akan lancar bagi penguna jalan.

 

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat melintasi area yang sedang dalam tahap pengerjaan demi keselamatan bersama,” ungkapnya.(den)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x