H. Samsul Bahri menegaskan komitmen PT Bir Ali Tour and Travel untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk jamaah yang berasal dari daerah pelosok Aceh. FOR RAKYAT ACEH.ACEH UTARA | RAKYAT ACEH – Tangis haru, lantunan doa, dan pelukan perpisahan mewarnai pelepasan 100 jamaah umrah Kloter 65 PT Bir Ali Tour and Travel di Masjid Nurul Iman, Kabupaten Aceh Utara, Senin (27/7). Ribuan warga dari berbagai daerah memadati lokasi sejak pagi untuk mengantar keluarga dan kerabat mereka menuju Tanah Suci, menciptakan suasana emosional yang begitu mendalam.
Lambaian tangan terakhir dari para pengantar menjadi saksi perjalanan spiritual para tamu Allah. Tak sedikit keluarga yang meneteskan air mata saat bus yang membawa jamaah mulai bergerak meninggalkan lokasi, diiringi doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jamaah kembali ke tanah air sebagai haji dan umrah yang mabrur.
Sebelum diberangkatkan, seluruh jamaah mengikuti prosesi adat Aceh peusijuek (tepung tawar) sebagai simbol doa dan restu, yang dilanjutkan dengan tausiah oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe, Waled Isa. Dalam pesannya, ia mengingatkan jamaah agar meluruskan niat, menjaga keikhlasan, memperbanyak ibadah, serta memanfaatkan setiap kesempatan di Tanah Suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Prosesi pelepasan turut dihadiri Direktur Utama PT Bir Ali Tour and Travel, H. Samsul Bahri, SE, unsur Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), unsur Muspika, serta Kepala Cabang PT Bir Ali Tour and Travel Cot Girek, H. Rudiayanto, KSS., MA, yang juga dipercaya sebagai Tour Leader rombongan.
Dalam sambutannya, H. Samsul Bahri menegaskan komitmen PT Bir Ali Tour and Travel untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk jamaah yang berasal dari daerah pelosok Aceh.
“Kami ingin memberikan kemudahan bagi seluruh jamaah. Karena itu, kami menyediakan penjemputan langsung dari Cot Girek menggunakan bus Simpati Star Double Decker sehingga jamaah tidak perlu lagi melakukan perjalanan tambahan ke kota. Pelayanan yang nyaman dan aman menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun akses menuju beberapa wilayah cukup menantang, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal agar setiap jamaah dapat berangkat dengan tenang dan nyaman.
Kloter 65 kali ini memberangkatkan 100 jamaah, terdiri atas 65 perempuan dan 35 laki-laki, yang mayoritas berasal dari Kabupaten Aceh Utara dengan latar belakang sebagai petani dan pekebun. Keberangkatan mereka menjadi gambaran bahwa tekad, kesabaran, dan kerja keras mampu mengantarkan siapa saja memenuhi panggilan Allah ke Baitullah.
Selama 13 hari perjalanan ibadah, jamaah dijadwalkan berada selama 4 hari di Madinah Al-Munawwarah dan 7 hari di Makkah Al-Mukarramah. Mereka akan didampingi dua Tour Leader, termasuk H. Rudiayanto, KSS., MA, serta dibimbing oleh muthawwif profesional agar seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib, nyaman, dan sesuai tuntunan syariat.
Keberangkatan Kloter 65 PT Bir Ali Tour and Travel bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga menjadi potret besarnya semangat masyarakat Aceh dalam memenuhi panggilan Allah SWT. Dari desa-desa yang sederhana, mereka melangkah dengan penuh keyakinan menuju Baitullah, membawa harapan, doa, dan cita-cita untuk kembali dengan hati yang lebih bersih serta keimanan yang semakin kuat.
Di tengah lautan doa dan lambaian tangan keluarga, bus yang mengangkut para jamaah perlahan meninggalkan Masjid Nurul Iman, mengawali perjalanan suci yang sarat makna, keikhlasan, dan harapan. (arm/ra)
Tidak ada komentar