x

Pascabanjir dan Longsor Akses Pintu Rime Gayo Masih Dilalui, Polisi Terapkan Buka Tutup

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Sep 2026 16:00 26 redaksi

RAKYAT ACEH | REDELONG – Pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pintu Rime Gayo (PRG), Polsek Pintu Rime Gayo Polres Bener Meriah terus melakukan monitoring terhadap kondisi jalan dan jembatan guna memastikan akses masyarakat tetap aman dan dapat dilalui.

Kegiatan monitoring sekaligus pengamanan arus lalu lintas tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, dengan menyasar sejumlah titik yang terdampak maupun berpotensi mengalami gangguan akses, di antaranya wilayah Wihni Kulus Kampung Blang Rakal, Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya, serta Tenge Besi Kampung Gemasih, Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo AKP Suci, S.H., mengatakan bahwa monitoring dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memastikan kondisi pascabencana, khususnya terhadap kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan akses jalan dan jembatan tetap dapat digunakan masyarakat dengan aman, sekaligus melakukan pengaturan arus lalu lintas apabila terdapat kondisi jalan yang mengharuskan diberlakukan sistem buka tutup,” ujar AKP Suci.

Dalam pelaksanaannya, dua personel Polsek Pintu Rime Gayo diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pengamanan arus lalu lintas di sejumlah lokasi, termasuk Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya dan Tenge Besi Kampung Gemasih.

Dari hasil monitoring, akses jalan dan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pintu Rime Gayo menuju Kecamatan Timang Gajah masih dapat dilalui dengan penerapan sistem buka tutup pada beberapa titik guna mengantisipasi kepadatan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, untuk jembatan di Kampung Wih Porak, telah dilakukan upaya penanganan dengan pemasangan peti kemas dan gorong-gorong oleh pihak BUMN, sebagai bagian dari langkah penanganan akses pascabencana.

AKP Suci menegaskan, Polsek Pintu Rime Gayo akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi jalan dan jembatan di wilayah hukumnya serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan adanya gangguan yang dapat membahayakan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas, terutama di lokasi yang terdampak banjir dan longsor. Ikuti arahan petugas di lapangan dan utamakan keselamatan,” pungkasnya. (ril/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x