
BANDA ACEH | RAKYAT ACEH – Ketua Harian PABSI Aceh, Kompol Doktor Marzuki SH MSi, mendapat penghargaan dari Pemerintah Aceh atas kiprah dan kontribusinya dalam pengembangan olahraga prestasi di tanah Serambi Mekkah.
Penghargaan tersebut diterima pada malam Penganugerahan Insan Olahraga Berprestasi Aceh di Gedung Hall Serbaguna Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB), Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu, 12 September 2026, malam.
Penghargaan tersebut diterima Kompol Marzuki, yang saat ini bertugas di Kasubdit Waster Ditpamobvit, Polda Aceh, dari Asisten I bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Drs Syakir MSi, saat mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Syakir mengatakan penghargaan yang diberikan kepada insan olahraga merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas prestasi dan dedikasi yang telah diberikan untuk mengharumkan nama Aceh.
Menurutnya, pencapaian dalam olahraga tidak diperoleh secara instan. Di balik prestasi seorang atlet terdapat proses panjang yang melibatkan latihan, pembinaan, dukungan pelatih, serta kontribusi berbagai pihak.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Apa yang telah Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari lakukan merupakan bagian penting dari perjalanan olahraga Aceh,” ujarnya.
Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi bagi para insan olahraga untuk terus memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga Aceh.
Syakir menyebutkan, pemerintah akan terus mendorong perkembangan olahraga Aceh melalui peningkatan prestasi sekaligus penguatan olahraga masyarakat.
“Kita ingin melahirkan lebih banyak atlet berprestasi, tetapi pada saat yang sama kita juga ingin memastikan bahwa masyarakat Aceh semakin aktif bergerak dan semakin bugar,” katanya.
Menurutnya, ukuran kemajuan olahraga tidak semata-mata dilihat dari jumlah medali yang berhasil diraih atlet. Tingkat partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat.
“Sebab, olahraga yang maju bukan hanya ditandai dengan banyaknya medali yang diraih, tetapi juga dengan semakin sehat dan aktifnya masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh memberikan penghargaan kepada 57 insan olahraga yang berprestasi maupun berjasa terhadap kemajuan olahraga Aceh.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada empat organisasi olahraga yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan keolahragaan di daerah.
Adapun penerima penghargaan terdiri atas 45 pelaku olahraga atau atlet, tujuh pembina olahraga, lima orang penggerak olahraga, serta empat organisasi keolahragaan. (bai/ran)
Tidak ada komentar