x

IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Resmi Dilantik, Muhammad Adam Siapkan Database Alumni dan Perkuat Jejaring

waktu baca 3 menit
Rabu, 16 Sep 2026 15:40 18 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE — Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memasuki babak baru.
Kepengurusan periode 2026–2030 resmi dilantik Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., di Auditorium UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Rabu (16/9/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Dr. Cucun Ahmad Syamsurizal, M.A.P., serta Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Aceh II Haji Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P.

Sekitar 2.000 peserta hadir, terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pimpinan kampus, pengurus IKA dan alumni lintas generasi.

Ketua IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe periode 2026–2030, Muhammad Adam, M.Ed., menegaskan kepengurusan baru tidak ingin menjadikan IKA sekadar organisasi tempat berkumpulnya para alumni.

Ia membawa agenda untuk membangun jejaring alumni yang lebih terorganisasi, solid dan memberikan manfaat nyata bagi alumni, mahasiswa, almamater serta masyarakat.

“Kita ingin membangun IKA yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat. Alumni memiliki potensi, pengalaman dan jejaring yang luar biasa. Semua itu harus kita satukan dalam semangat kolaborasi,” ujar Muhammad Adam.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama kepengurusan baru adalah penguatan database alumni. Pendataan akan diarahkan untuk memetakan profesi, kompetensi, domisili dan jejaring alumni sehingga potensi tersebut dapat dihubungkan dalam berbagai program kolaborasi.

“Dengan data kita bisa melakukan pemetaan, dengan pemetaan kita dapat membangun jejaring. Dan dengan jejaring kita bisa saling membawa manfaat, saling membantu dan saling berkolaborasi,” katanya.

Menurut Muhammad Adam, kekuatan IKA juga terletak pada solidaritas lintas generasi. Alumni senior diharapkan dapat menjadi sumber pengalaman dan mentor bagi generasi berikutnya, sementara alumni muda membawa gagasan, kreativitas dan inovasi untuk memperkuat hubungan dengan almamater.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor beserta jajaran UIN Sultanah Nahrasiyah atas dukungan terhadap pelantikan tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal yang hadir sekaligus mendukung rangkaian kegiatan akademik dalam acara tersebut.

“Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari kerja bersama untuk membangun IKA yang lebih kuat dan bermanfaat,” tegasnya.

Bedah Buku Jadi Ruang Pertemuan Akademik dan Kebijakan

Selain pelantikan pengurus, kegiatan tersebut dirangkai dengan bedah buku karya Wakil Ketua DPR RI Dr. Cucun Ahmad Syamsurizal, M.A.P., berjudul Strategi Fiskal Nabi Yusuf, Pelajaran Abadi untuk Negeri.

Buku tersebut dibedah oleh tiga pembedah dari internal kampus. Forum ini mempertemukan sivitas akademika, alumni dan pemangku kebijakan dalam diskusi mengenai kepemimpinan serta strategi fiskal Nabi Yusuf dan relevansinya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi alumni dan sivitas akademika untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik, pengalaman profesional dan kebutuhan masyarakat.

Rektor: Alumni Harus Jadi Mitra Strategis Kampus

Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., berharap IKA dapat berkembang sebagai mitra strategis kampus, terutama dalam memperkuat hubungan antara almamater dan alumni.

Menurutnya, alumni merupakan bagian penting dari keluarga besar UIN Sultanah Nahrasiyah yang memiliki pengalaman, kompetensi dan jaringan di berbagai bidang.
Karena itu, sinergi antara kampus dan alumni perlu terus diperkuat untuk mendukung pengembangan institusi, peningkatan mutu akademik serta memperluas kontribusi UIN Sultanah Nahrasiyah kepada masyarakat.

Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe diarahkan menjadi rumah bersama bagi alumni lintas generasi.
Muhammad Adam menegaskan, kolaborasi, sinergitas, solidaritas dan kemanfaatan akan menjadi fondasi kepengurusan selama empat tahun ke depan.

“Kita tidak ingin IKA hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Kita ingin IKA hadir dalam kerja nyata, menjadi jembatan antara alumni, mahasiswa, kampus dan masyarakat. Semakin kuat jejaring kita, semakin besar pula manfaat yang dapat kita hadirkan,”terangnya. (arm/ra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x