Rakyat Aceh | Suka Makmue – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian masyarakat setelah sebarannya terdeteksi memasuki sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.
Kondisi ini diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah di Sumatera bagian selatan dan Kalimantan yang asapnya terbawa oleh pergerakan angin.
Berdasarkan laporan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 14–15 Oktober 2026, sebaran asap terdeteksi di sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Pagi ini di Nagan Raya terpantau kabut asap mulai menyelimuti beberapa lokasi, salah satunya di Suka Makmue. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, mengurangi jarak pandang, dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Asap tersebut diduga merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan. Sementara itu, pemantauan satelit BMKG juga mendeteksi sebaran asap di sejumlah wilayah Kalimantan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak pada daerah tempat kebakaran terjadi, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan di wilayah lain yang berada jauh dari sumber api.
Karena itu, pemantauan titik panas, pergerakan asap, arah angin, dan kualitas udara menjadi bagian penting dalam upaya mengantisipasi dampak karhutla.
Kabut asap mengandung partikel pencemar yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Salah satu komponen yang perlu diwaspadai adalah partikel halus PM2.5, yaitu partikel berukuran sangat kecil yang dapat menembus jauh ke dalam paru-paru.
Paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata, hidung dan tenggorokan, batuk, serta memperburuk gangguan pernapasan. Pada kondisi tertentu, paparan juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.
Kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma, penyakit paru-paru, atau penyakit jantung. (Ari)
Tidak ada komentar