RAKYAT ACEH | NAGAN RAYA – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menyatakan gas yang muncul dari dalam tanah di Dusun Pulo Raya, Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, tidak berbahaya bagi keselamatan masyarakat.
Gas tersebut berupa gelembung yang muncul dari area bekas endapan lumpur pascabanjir.
Bidang Keteknikan Geologi dan Geofisika BPMA, Brianto Adhie Setya W, menjelaskan bahwa hasil pengamatan awal menunjukkan gas itu tidak mengandung hidrogen sulfida (H?S) maupun karbon monoksida (CO). Menurutnya, tekanan gas yang keluar juga tergolong kecil sehingga tidak menimbulkan risiko langsung bagi warga sekitar.
“Dari aspek keselamatan, gas ini relatif aman karena tidak mengandung H?S dan CO. Tekanannya kecil. Selama tidak ada pemicu, gas ini tidak berbahaya,” kata Brianto usai meninjau lokasi bersama Kepala BPMA, Kepala Dinas ESDM Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Rabu kemarin (7/10).
Meski demikian, BPMA menyatakan perlu dilakukan pengambilan sampel gas untuk memastikan jenis dan kandungannya, termasuk apakah gas tersebut merupakan gas berbahaya atau tidak. Sampel tersebut akan diuji di laboratorium.
BPMA juga mendorong kajian lanjutan berupa pemetaan persebaran gas serta penelitian mengenai ketebalan dan kedalaman sumbernya. Hasil kajian ini akan menjadi dasar penilaian potensi pemanfaatan gas, termasuk kelayakan dan nilai ekonominya.
“Tanpa kajian itu, potensi ekonominya belum bisa ditentukan,” jelas Brianto.
Sambil menunggu hasil penelitian, BPMA meminta agar titik-titik kemunculan gas diberi penanda untuk mencegah aktivitas berisiko di sekitar lokasi. Brianto mengingatkan, bahaya justru dapat muncul akibat ketidaktahuan masyarakat, terutama jika ada aktivitas pembakaran di dekat sumber gas.
Kepala BPMA Nasri mengatakan, “Warga tidak perlu panik terhadap fenomena gas ini. Berdasarkan data kajian teknis sejauh ini, fenomena ini tidak berbahaya selama tidak ada pemicunya.”
Ia melanjutkan, “Meski demikian, kami berharap agar masyarakat tetap waspada,” tutup Nasri. (ril/hra)
Tidak ada komentar