x

Dari Kampus ke Lokasi Bencana: PNL Hadirkan Solusi Air Bersih bagi Warga Aceh Utara

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Des 2025 14:33 47 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menunjukkan komitmennya dalam respons kemanusiaan melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana dengan fokus pada rehabilitasi infrastruktur dasar di wilayah terdampak banjir bandang di Aceh Utara.

Program ini dilaksanakan di Gampong Gle Dagang dan Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, dua kawasan yang mengalami kerusakan signifikan akibat bencana. Intervensi difokuskan pada pemulihan fasilitas vital masyarakat, khususnya penyediaan sanitasi layak dan akses air bersih sebagai kebutuhan mendesak pascabencana.

Dalam program tersebut, tim PNL membangun sejumlah infrastruktur dasar, meliputi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), tempat cuci, serta sumur bor guna menjamin ketersediaan air bersih bagi warga. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus mendukung pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai bagian dari sinergi nasional dalam penanganan bencana berbasis keilmuan dan teknologi tepat guna.

Ketua tim pelaksana, Amir Fauzi, S.T., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ketahanan masyarakat.

“Akses terhadap sanitasi dan air bersih merupakan kebutuhan krusial pascabencana. Melalui program ini, kami berupaya membantu masyarakat bangkit dan menjalani kembali kehidupan yang sehat, aman, dan bermartabat,” ujarnya, kepada Rakyat Aceh, Selasa (30/12).

“Kegiatan dilakukan secara partisipatif, melibatkan masyarakat, pemerintah desa, serta tokoh lokal, guna memastikan fasilitas yang dibangun sesuai kebutuhan riil warga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,”katanya.

Melalui Program PkM Tanggap Darurat Bencana ini, Politeknik Negeri Lhokseumawe menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya unggul dalam pengajaran dan penelitian, tetapi juga hadir secara nyata dalam menjawab tantangan kemanusiaan, khususnya pada situasi darurat dan pemulihan pascabencana. (arm/ra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x