x

GAPKI Aceh Salurkan Bantuan Air Bersih dan Bahan Pangan Bagi Korban Bencana Bandang

waktu baca 3 menit
Selasa, 16 Des 2025 10:23 12 redaksi

RAKYAT ACEH I MEULABOH – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Aceh salurkan bantuan masa panik korban bencana banjir bandang kabupaten Aceh Tamiang. Penyaluran sembako, air bersih, serta tandon air diterima secara simbolis oleh Wakil Bupati setempat.

 

“Usai kita mendata kebutuhan paling mendesak, kami simpulkan yang sangat dibutuhkan korban bencana adalah sembako, air bersih, dan tandon air,” ucap Ketua GAPKI Aceh Azra Husaini, Senin (15/12/2025).

 

GAPKI Aceh menyalurkan bantuan pada Sabtu (13/12) kemarin, berupa sembako, air bersih, serta tandon air, agar dapat memenuhi kebutuhan air bersih dan pangan para korban bencana banjir bandang dan longsor di kabupaten Aceh Tamiang.

 

Ketua GAPKI Aceh Azra Husaini, yang didampingi Sekretaris Jenderal Rusdi Andika, Sekretaris Eksekutif Riduan Manik, serta Pengurus GAPKI Aceh Azhar Rahman, mengaku empati dan duka cita yang mendalam terhadap masyarakat yang terdampak, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Musibah ini menjadi pengingat bahwa bencana tidak hanya menghancurkan fisik lingkungan, tetapi juga menguji ketahanan sosial dan kemanusiaan. GAPKI Aceh berharap, dengan kebersamaan dan gotong royong, dampak bencana ini dapat segera dilalui dan dipulihkan.

 

Melihat air lumpur masih menggenang di sejumlah sudut permukiman. Di beberapa titik lain, lumpur tebal menyisakan jejak betapa banjir dan longsor datang begitu cepat, merenggut rasa aman warga di Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Bagi masyarakat korban bencana, kondisi yang mereka hadapi, bukan hanya sebatas membersihkan rumah dari lumpur tebal, tetapi juga tentang bagaimana bertahan, mencari air bersih, memastikan dapur tetap mengepul, dan menjaga kesehatan di tengah kondisi yang serba keterbatasan.

 

Pada posko-posko pengungsian, kebutuhan pangan menjadi hal paling mendasar. Bahan makanan yang mudah dimasak dan dibagikan sangat dibutuhkan agar warga tetap memiliki asupan yang cukup di tengah situasi darurat. Bagi sebagian keluarga, sembako bukan sekadar bantuan, melainkan penopang harapan untuk melewati hari demi hari setelah bencana.

 

Air bersih menjadi kebutuhan krusial lainnya. Banjir dan longsor telah merusak serta mencemari sumber air bersih, membuat akses terhadap air layak konsumsi semakin terbatas.

 

Air bersih dibutuhkan tidak hanya untuk minum dan memasak, tetapi juga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan pengungsian yang padat. Tandon air dapat memastikan ketersediaan air yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

 

Penyerahan sembako, air bersih, serta tandon air menjadi simbol kehadiran dan kepedulian industri sawit terhadap masyarakat yang tengah diuji melalui bencana alam ini.

 

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kami berupaya agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan bisa langsung dirasakan oleh warga,” harap Azra.(den)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x