Petugas pemadam kebakaran dibantu personel Polsek Permata dan warga berupaya memadamkan kobaran api yang menghanguskan tiga unit rumah di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu malam (10/6). MASHURI | RAKYAT ACEHRAKYAT ACEH | REDELONG – Musibah kebakaran melanda Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu malam (10/6). Tiga unit rumah milik warga hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Berkat respons cepat personel Polsek Permata, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat setempat, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Ketiga rumah yang terdampak kebakaran diketahui milik Razali (47), Karyadi (47), dan Mahyan (24), warga Kampung Seni Antara. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat berasal dari bagian belakang rumah milik Mahyan sebelum dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Permata langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman awal sekaligus mengamankan area kejadian.
“Begitu mendapat informasi dari warga, personel kami segera turun ke lokasi untuk membantu proses pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia sambil berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Kapolres.
Petugas kemudian menghubungi Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Bener Meriah. Sebanyak tiga unit armada damkar dari Posko Bandar dan Posko Permata dikerahkan ke lokasi. Setelah berjibaku selama beberapa jam bersama warga dan personel kepolisian, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, tiga unit rumah semi permanen mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp400 juta.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan pengumpulan keterangan di lapangan, sumber api diduga berasal dari dapur rumah milik Mahyan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik.
“Dari hasil pulbaket awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik yang berasal dari bagian dapur rumah. Namun penyebab pasti masih dalam proses pendalaman oleh petugas,” jelas AKBP Aris Cai Dwi Susanto.
Usai proses pemadaman, personel Polsek Permata melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, membantu membersihkan material sisa kebakaran, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak memenuhi standar keamanan.
“Kami mengimbau masyarakat agar secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya musibah serupa. Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Berita ini telah disesuaikan dengan fokus judul yang menekankan peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di Kampung Seni Antara. (uri/ra)
Tidak ada komentar