
LHOKSUKON|RAKYAT ACEH: Sebanyak 496 jiwa korban luka berat akibat banjir landa wilayah Aceh Utara, 26 November 2025 tahun lalu, menerima santunan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang berlangsung di aula Setdakab Aceh Utara, Landeng, Lhoksukon, Rabu 15 Juli 2026.
Setiap korban menerima santunan sebanyak Rp 5 juta rupiah, kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempaun dan Perlindungan anak, Aceh Utara, Fakhrurradhi, SH, MH kepada Rakyat Aceh.
Dijelaskan, dari total 496 jiwa tersebut, santunan dari Kemsos RI Rp 2.480.000.000. Sedangkan korban penerima luka berat tersebar di 14 kecamatan dalam wilayah Aceh Utara dan tiga diantaranya berada di luar Aceh Utara yaitu Kecamatan Banda Sakti dan Lembah Seulawah.
Informasi diperoleh Rakyat Aceh, bantuan untuk korban luka berat terbanyak diterima di Kecamatan Baktiya yaitu 220 jiwa. Kemudian Kecamatan Seunedon, 104 jiwa. Lalu Kecamatan Tanah Luas, 76 jiwa.
Disusul Kecamatan Langkahan, 29 jiwa. Tanah Jambo Aye, 14 jiwa, Muara Batu 14 jiwa, Samudera 13 jiwa, Kecamatan Syamtalira Aron ada 7 jiwa, Lapang 6 jiwa, Lhoksukon 5 jiwa, Tanah Pasir 2 jiwa, Pirak Timu 1 jiwa, Matangkuli 1 jiwa dan korban berat di Kecamatan Banda Baro 1 jiwa.
Sementara yang diluar Aceh Utara yaitu Kecamatan Banda Sakti, 2 jiwa dan Lembah Seulawah 1 jiwa.
Penyerahan santunan kepada korban banjir bandang tersebut dihadiri oleh Sekda Aceh Utara, Dayan Albar, S,Sos, MAP, para asisten dan sejumlah kepada dinas termasuk para camat. (ung)
Tidak ada komentar