x

PKM Poltekkes Kemenkes Aceh Tingkatan Derajat Kesehatan Ibu dan Anak

waktu baca 2 menit
Rabu, 10 Des 2025 18:17 62 redaksi

RAKYAT ACEH I MEULABOH – Prodi D3 Kebidanan Meulaboh Poltekkes Kemenkes Aceh, benar-benar terlihat menjalankan peran Tridharma Perguruan Tinggi. Civitas academica melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dari lima Desa dalam wilayah kerja Puskesmas Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

 

“Sejak bulan Agustus 2025 kemarin, kita mulai rutin menjalankan program pengabdian kepada masyarakat dari 5 desa dalam wilayah kerja Puskesmas Suak Ribee,” ucap Ka Prodi D3 Kebidanan Meulaboh Poltekkes Kemenkes Aceh, Yushida, di Meulaboh, Rabu (10/12/2025).

 

Program Pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan Prodi D3 Kebidanan Meulaboh Poltekkes Kemenkes Aceh, dengan cara menerapkan peran mereka selaku tenaga kesehatan profesional untuk melakukan skrining kondisi kesehatan dan edukasi langkah penanganan dan pencegahan secara tepat.

 

Yushida sangat berharap, hasil dari edukasi kesehatan demikian, dapat meningkatkan kesadaran hidup sehat dan deteksi dini masalah kesehatan di tengah masyarakat desa binaannya.

 

Program pengabdian ini, dilakukan pada bulan Agustus 2025, melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Suak Ribee.

 

Skrining kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, serta deteksi dini penyakit tidak menular.

 

Sedangkan edukasi kesehatan mengidentifikasi masalah kesehatan ibu dan anak, pendampingan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri serta asistensi pemberian makanan pendamping asi (MPASI) dan pemberian makan bayi dan anak (PMBA) balita.

 

“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat desa binaan, mereka sangat antusias mengikuti pemeriksaan dan penyuluhan,” terang Yushida.

 

Bahkan, tambah Yushida, salah satu dosen pembimbing menilai kegiatan demikian tidak hanya menjadi sarana praktik mahasiswa, tetapi juga wujud nyata kontribusi Poltekkes dalam meningkatkan derajat kesehatan di tengah masyarakat Aceh, khususnya Aceh Barat.

 

“Kami harapkan hasil dari pengabdian ini mampu mencerdaskan masyarakat di desa binaan untuk lebih sadar menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta mampu melakukan deteksi dini agar memperoleh penanganan medis secara tepat,” detailnya.

 

Lima desa binaan, adalah Desa Pasar Aceh dalam tanggung jawab Yushida dan Juliastuti. Desa Kuta Padang penanggung jawab Evi Zahara dan Isnaini Putri. Desa Pasir penanggung jawab Asmanidar dan Satrinawati.

 

Desa Suak Indrapuri penanggung jawab Rina Julianti dan Hj. Sulastri, serta Desa Suak Nie penanggung jawab Nanda Norisa.(den)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x