x

Tingkatkan Pengelolaan Kampus, Kepala Biro PKU UTU Sampai Training Leadership di Singapura

waktu baca 3 menit
Jumat, 2 Okt 2026 13:51 66 redaksi

RAKYAT ACEH I MEULABOH – Universitas Teuku Umar (UTU) terus mendorong pembenahan tata kelola administrasi dan perencanaan organisasi yang adaptif, berbasis data, serta responsif terhadap perkembangan teknologi.

Komitmen ini diwujudkan melalui keikutsertaan Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum (PKU) UTU, Zulfirman, dalam program Leadership Training for Senior Indonesian Officials yang diselenggarakan oleh Singapore Cooperation Programme (SCP) di Singapura pada 28–30 September 2026.

Program pelatihan tingkat internasional ini diikuti jajaran pejabat senior Eselon I dan Eselon II dari berbagai kementerian serta lembaga pemerintah Republik Indonesia. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai kepemimpinan strategis, tata kelola organisasi adaptif, inovasi sektor publik, serta strategi transformasi digital di instansi pemerintah.

Melalui pendekatan Impact – Based Communication, hasil pembelajaran forum regional ini akan langsung ditransformasikan ke dalam perbaikan alur kerja dan peningkatan kualitas layanan administrasi internal di lingkungan Universitas Teuku Umar.

Pembenahan ini ditujukan agar proses administrasi kampus menjadi lebih terukur, transparan, serta memudahkan seluruh unit kerja dan sivitas akademika.

Kepala Biro PKU UTU, Zulfirman, menyampaikan bahwa forum ini memberikan sudut pandang komprehensif mengenai pengintegrasian kepemimpinan, sumber daya manusia, data, dan teknologi dalam satu kerangka kerja yang utuh.

“Pembelajaran ini sangat relevan dengan fungsi dan peran Biro PKU. Kualitas perencanaan anggaran dan layanan administrasi kampus sangat ditentukan oleh cara kita mengelola proses kerja, informasi, dan sumber daya yang ada,” ujar Zulfirman.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima paparan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi interaktif dan pembedahan kasus terkait persoalan tata kelola di berbagai instansi. Pertukaran pengalaman dengan para pembuat kebijakan nasional tersebut memberikan wawasan berharga mengenai variasi pendekatan dalam merespons perubahan teknologi serta kebutuhan pelayanan publik.

Terkait aspek transformasi digital, pelatihan tersebut menekankan bahwa adopsi teknologi tidak boleh berhenti pada penyediaan perangkat atau aplikasi semata. Digitalisasi yang efektif harus berjalan selaras dengan simplifikasi proses kerja, pembenahan kualitas data, dan peningkatan kapasitas SDM.

“Teknologi harus mampu membantu pekerjaan menjadi lebih mudah, sederhana, terukur, dan gampang dipantau. Pengetahuan yang diperoleh dari Singapura ini akan dibawa kembali ke kampus untuk mendiskusikan pembaruan proses kerja bersama jajaran staf di lingkungan UTU,” tambah Zulfirman.

Keikutsertaan pimpinan biro dalam pelatihan ini menjadi bagian dari agenda pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Universitas Teuku Umar guna mewujudkan sistem tata kelola perguruan tinggi yang modern, berorientasi pelayanan, dan siap menghadapi tantangan era digital.

Tentang Universitas Teuku Umar (UTU)
Universitas Teuku Umar (UTU) adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berkedudukan di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Didirikan dengan semangat juang Pahlawan Nasional Teuku Umar, UTU berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta riset unggulan di bidang agro-and-marine industry berbasis sumber daya lokal.

UTU terus bertransformasi menuju tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi sivitas akademika dan masyarakat.(den)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x