x

Imam Masjid Al Falah Sabang Imbau Warga Bijak Bermedia Sosial Sesuai Nilai Agama

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Apr 2026 18:04 1 redaksi

Rakyat Aceh | Sabang — imam besar masjid al falah gampong ujong kareung, kota sabang, mengimbau masyarakat tidak melupakan atau meninggalkan nilai-nilai ajaran agama saat menggunakan media sosial.

“Silahkan bermedia sosial, namun perlu memperhatikan anjuran agama masing-masing,” ungkap tgk. Muchtar Andhika , di masjid al falah, Jumat .

Tgk. Muchtar Andhika mengatakan, jangan gunakan media sosial untuk memfitnah, menyebar kebencian, informasi hoax, dan adu domba.

Semua agama, termasuk Islam, tidak membenarkan atau sangat melarang umatnya untuk memfitnah, menyebar kebencian, memprovakasi, mengadu domba dan sebagainya yang berujung pada perpecahan dan pertikaian.

“Karena itu pengguna media sosial ketika menggunakan berbagai aplikasi media sosial harus sejalan dengan nilai-nilai Islam serta nilai-nilai agama lainnya, bagi masing-masing pemeluk agama,” ujarnya.

Imam masjid al falah kota sabang ini juga mengatakan pengguna media sosial termasuk kaum hawa yang beragama Islam juga jangan mengunggah foto-foto pribadi yang vulgar ke media sosial.

“Perempuan-perempuan utamanya umat Islam jangan memamerkan aurat, apalagi memamerkannya di media sosial. Mempertontonkan aurat hal itu tidak sejalan dengan anjuran agama Islam,” ujarnya.

perempuan harus berhati-hati menggunakan teknologi termasuk media sosial. Namun, harus digunakan untuk kepentingan positif, serta tidak berdampak buruk terhadap keutuhan keluarga dan rumah tangga dan sejalan dengan anjuran agama.

Imam masjid al falah, tegas dia, tidak melarang perempuan utamanya yang Agama Islam untuk menggunakan media sosial sebagai sarana sosialisasi dan silaturahim. Namun, perlu memperhatikan supaya tetap menjaga adab .

Karena, salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan, perkelahian dalam rumah tangga bahkan perceraian disebabkan oleh hilangnya kontrol diri dalam bermedia sosial.

“Tidak ada larangan menggunakan media sosial. Silahkan gunakan media sosial. Namun harus bijak menggunakannya. Misalkan, mengupload foto pribadi yang terkesan pertontonkan aurat, sebaiknya ini jangan. Begitu pula dengan perempuan yang telah menikah dan berumah tangga agar membatasi diri agar tidak berkomunikasi dengan lawan jenis lewat media sosial yang dapat berdampak negatif baik kepada diri sendiri, maupun keluarga dan rumah tangga,” ungkapnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x