x

Warga Putri Betung Diserang Harimau

waktu baca 3 menit
Rabu, 20 Mei 2026 19:24 3 redaksi

BLANGKEJEREN | RAKYAT ACEH – Seekor Harimau Sumatera kembali menimbulkan keresahan di wilayah Kecamatan Putri Betung setelah seorang warga Desa Singah Mulo diterkam saat sedang bekerja di kebunnya sendiri, Selasa kemarin (19/5) sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban diketahui bernama Roni (26), warga Dusun Ayu Ara, Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung. Akibat serangan tersebut, Roni mengalami luka serius di bagian wajah serta bahu kiri akibat cakaran dan gigitan harimau.

Berdasarkan laporan diterima Kapolres Gayo Lues melalui Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal, S.H., kejadian bermula saat Roni sedang beraktivitas seperti biasa di kebun miliknya yang berada tidak jauh dari kawasan hutan.

Suasana awalnya tenang mendadak berubah mencekam ketika seekor harimau muncul tiba-tiba dan langsung menyerang korban. Dalam kondisi panik dan terluka, korban berusaha menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan.
Teriakan tersebut kemudian didengar seorang saksi bernama Samin (39), warga setempat kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Mendengar suara minta tolong, saksi langsung berlari menuju arah kebun korban.

Sesampainya di lokasi, saksi mendapati Roni dalam kondisi bersimbah darah dan mengalami luka cukup parah dan kemudian dalam keadaan lemah mengaku baru saja diterkam harimau. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut sontak membuat masyarakat sekitar ketakutan, terutama para petani yang sehari-hari menggantungkan hidup dari aktivitas berkebun di kawasan yang berbatasan langsung dengan hutan.

Kejadian ini juga kembali menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan Harimau Sumatera yang disebut-sebut kerap berkeliaran di area perkebunan warga di Kecamatan Putri Betung.

Beberapa bulan sebelumnya, satwa dilindungi tersebut juga dilaporkan memangsa sejumlah ternak milik warga, mulai dari kambing, biri-biri hingga anjing di wilayah Desa Meloak Aih Ilang.

Kondisi itu membuat warga semakin resah karena kemunculan harimau dinilai semakin sering terjadi dan mulai mendekati permukiman penduduk.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Gayo Lues melalui Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal, S.H., bergerak cepat dengan mengimbau masyarakat agar sementara waktu menghentikan aktivitas di kebun maupun kawasan yang dianggap rawan demi menghindari kejadian serupa.

Imbauan itu disampaikan melalui para pengulu dan perangkat desa dalam forum WhatsApp Grup Forkopimcam Putri Betung agar masyarakat lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh melalui pihak terkait di Aceh Tenggara guna penanganan lebih lanjut terhadap keberadaan harimau yang semakin meresahkan warga.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mencegah terjadinya konflik berkepanjangan antara manusia dan satwa liar, mengingat aktivitas masyarakat di wilayah tersebut sebagian besar bergantung pada sektor perkebunan dan pertanian yang berada di kawasan perbatasan hutan. (yud/min)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x