x

Kapok Sahli Kodam IM Tutup TMMD di Abdya

waktu baca 3 menit
Jumat, 22 Mei 2026 10:05 13 redaksi

RAKYAT ACEH | BLANGPIDIE – Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, resmi menutup TMMD di Desa Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya, Kamis (21/5).

Dalam penutupan TMMD itu, tampak hadir juga Danrem 012/TU, Kolonel inf. Windarto, S.Sos. MM, Dandim Abdya, Kapolres Abdya, Kejari, Plt Sekda dan sejumlah SKPK, para Camat dalam Kabupaten setempat, serta tamu undangan lainnya.

Kapok Sahli Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi dalam sambutanya menyebutkan, Upacara penutupan ini menandai berakhirnya Program TMMD ke-128 yang dilaksanakan serentak di 3 Kabupaten/Kota di wilayah Kodam Iskandar Muda, yaitu di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kodim 0104/Aceh Timur dan Kodim 0110/Aceh Barat Daya.

“Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu bentuk operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral dengan melibatkan Kementerian, Lembaga Pemerintah, Pemerintah Daerah, Lembaga non Kementerian, Polri, serta seluruh komponen bangsa bersama Masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,”katanya.

Menurutnya, Program ini bertujuan untuk mempercepat Pembangunan Daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat sebagai kekuatan utama Pertahanan Negara.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang. Pada hakikatnya, kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih mendasar, yaitu menumbuhkan cinta tanah air, semangat bela Negara, serta memperkuat wawasan kebangsaan guna meningkatkan rasa nasionalisme Masyarakat,”ujarnya.

Masih menurutnya, nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan non fisik yang menjadi ruh dan jiwa pelaksanaan TMMD. “Kegiatan fisik yang dilaksanakan selama satu bulan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan Rakyat dalam membangun Desa demi meningkatkan kesejahteraan Masyarakat,”sebut Mahesa Fitriadi.

Disebutkan, berbagai sasaran pembangunan yang dikerjakan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendorong kemajuan Desa secara berkelanjutan. “Seluruh pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan tema TMMD ke-128, yaitu TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,”tuturnya.

Melalui kegiatan TMMD kali ini, telah dipelopori upaya membangun kemandirian ekonomi berbasis rumah tangga. pada sasaran Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Masyarakat juga dibekali dengan sarana pendukung seperti ayam petelur, budidaya ikan, serta polybag tanaman produktif.

Program ini dimaksudkan untuk menghadirkan ketahanan pangan dari halaman rumah sendiri sehingga kebutuhan dasar Masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri.

“Harapannya, program ini dapat terus berkelanjutan dan ditularkan kepada seluruh warga melalui semangat gotong royong, bekerja sama, dan sama-sama bekerja agar kita dapat mengubah pola hidup masyarakat, dari semula bekerja hanya untuk mencari makan, menjadi bekerja untuk membangun masa depan, karena kebutuhan pangan dasar telah tersedia di halaman rumah masing-masing,”katanya.

Di samping kegiatan nonfisik tersebut, dalam program TMMD ini juga dilaksanakan Pembangunan Sasaran Fisik berupa Pembangunan Jalan yang diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan ini bukan semata-mata untuk meningkatkan angka indeks Pembangunan Daerah, tetapi lebih jauh bertujuan memperkokoh kemandirian ekonomi rakyat agar bangsa yang besar ini tidak terus bergantung kepada bangsa lain.

“TMMD ke-128 ini, Saya berpesan kepada seluruh anggota satgas TMMD dan masyarakat agar terus menjaga kebersamaan sekaligus kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat guna mengembangkan potensi daerah masing-masing menjadi lebih maju dan sejahtera,”harapnya.(mat/rus).

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x