x

Islamic Relief Indonesia dan Baitul Mal Salurkan 28 Sapi Kurban untuk Ribuan Warga Lhokseumawe 

waktu baca 3 menit
Kamis, 28 Mei 2026 18:17 1 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE

Islamic Relief Indonesia berkolaborasi dengan Baitul Mal Kota Lhokseumawe menyalurkan puluhan hewan qurban kepada masyarakat kurang mampu di Kota Lhokseumawe dalam program bertajuk Double Qurban – Double Berkah.

 

Dalam kolaborasi tersebut, Baitul Mal Kota Lhokseumawe menyumbangkan 10 ekor sapi qurban yang dipusatkan pada satu titik pemotongan dan distribusi di Desa Baloy, Kecamatan Blang Mangat. Penyaluran daging qurban menyasar masyarakat di lima desa, yakni Gampong Baloy, Tunong, Kuala, Ulee Blang Manee, dan Gampong Teungoh, pada Kamis (28/5).

 

Sementara itu, Islamic Relief Indonesia turut menyalurkan 18 ekor sapi qurban lainnya yang didistribusikan ke sejumlah titik di berbagai kecamatan Muara Dua, Muara Satu dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Total sebanyak 28 ekor sapi qurban tersebut difokuskan untuk membantu keluarga dhuafa, anak yatim, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan agar manfaat qurban dapat dirasakan secara merata.

 

CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja menjelaskan, program Double Qurban – Double Berkah merupakan bentuk sinergi antara semangat berbagi masyarakat Indonesia dengan kepedulian para mudhohi dari luar negeri.

 

“Setiap mudhohi Indonesia yang berqurban sapi melalui Islamic Relief dengan berat minimal 200 kilogram akan mendapatkan satu sapi pendamping dari luar negeri dengan berat 200 hingga 230 kilogram. Sapi dari mudhohi Indonesia dapat dibagikan sesuai kebiasaan setempat, sementara sapi dari luar negeri khusus diperuntukkan bagi fakir miskin dengan ketentuan satu sapi untuk 35 keluarga. Inilah bentuk keberkahan sosial dari ibadah qurban,” ujar Nanang.

 

Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Damanhur Abbas mengapresiasi sinergi kemanusiaan yang terjalin bersama Islamic Relief Indonesia dalam menghadirkan manfaat qurban bagi masyarakat Kota Lhokseumawe.

 

“Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu di Kota Lhokseumawe. Baitul Mal turut berpartisipasi dengan menyumbangkan 10 ekor sapi qurban sehingga total keseluruhan mencapai 28 ekor sapi yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, kerja sama antara lembaga sosial dan kemanusiaan sangat penting untuk memperluas manfaat program keummatan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

 

Ketua Komisi D DPRK Kota Lhokseumawe, Nurbayan turut mengapresiasi program qurban kolaboratif tersebut yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

 

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat dan layak menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk memperkuat kepedulian sosial. Kehadiran program qurban yang langsung menyentuh masyarakat tentu memberi manfaat besar bagi warga,” katanya.

 

Sementara itu, Camat Blang Mangat, Faisal menyebut masyarakat sangat terbantu dengan distribusi daging qurban yang menjangkau wilayah penerima manfaat di Kecamatan Blang Mangat.

 

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Islamic Relief Indonesia serta Baitul Mal Kota Lhokseumawe kepada masyarakat. Program ini sangat bermanfaat bagi keluarga dhuafa dan para lansia,” ujarnya.

 

Ketua LAZNAS Islamic Relief Indonesia, Inayatullah Abd Hasyim menambahkan bahwa qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan bentuk pengorbanan spiritual yang mendalam.

 

“Hakikat qurban adalah menyembelih keterikatan hati terhadap dunia. Hewan qurban hanyalah simbol dari pengorbanan yang lebih besar, yakni melepaskan ambisi, jabatan, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia selain Allah SWT,” ujarnya mengutip pandangan Imam Al-Qusyairi.

 

Aceh Area Coordinator Islamic Relief Indonesia, Yusrizal Puteh mengatakan pelaksanaan qurban tahun ini berjalan lancar berkat kolaborasi berbagai pihak, relawan, dan dukungan masyarakat setempat.

 

“Program ini bukan hanya menghadirkan distribusi daging qurban, tetapi juga membawa kebahagiaan dan memperkuat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami memastikan amanah para mudhohi tersampaikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan,” ujar Yusrizal. (arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x