x

Deklarasi Damai Pilchikgam Lhokseumawe Digelar Besok, Ratusan Calchik Gampong Siap Bertarung Secara Demokratis

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Agu 2026 15:36 4 redaksi

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE — Tahapan Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Serentak Kota Lhokseumawe Tahun 2026 memasuki momentum penting. Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) dijadwalkan menggelar Deklarasi Damai Pilchikgam Serentak Tahap II pada Kamis, besok 27 Agustus 2026.

Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan strategis menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilchikgam serentak yang dijadwalkan pada 20 September 2026.

Berdasarkan surat Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe tertanggal 24 Agustus 2026, seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Pilchikgam diharapkan hadir dan mengikuti deklarasi dengan tertib.

Sebanyak 47 gampong dari total 68 gampong yang berada di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe, dengan jumlah ratusan calon keuchik (Calchik) Gampong akan mengikuti Pilchikgam serentak tahun ini. Kontestasi tersebut akan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin gampong secara langsung, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A. Haris, mengatakan deklarasi damai menjadi momentum untuk menyatukan komitmen seluruh peserta dan penyelenggara agar seluruh tahapan Pilchikgam berjalan aman, tertib, demokratis serta tetap menjaga persaudaraan di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat kompetisi dalam pemilihan harus tetap ditempatkan dalam koridor demokrasi. Perbedaan pilihan politik di tingkat gampong diharapkan tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.

“Pelaksanaan Pilchikgam serentak dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026, dengan 47 gampong yang tersebar di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe menjadi peserta pemilihan,”kata Sekda A.Haris, dikonfirmasi Rakyat Aceh, Rabu (26/8).

Ia menyampaikan, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga mengingatkan seluruh peserta untuk hadir tepat waktu dalam agenda deklarasi. Para calon keuchik diwajibkan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Sementara unsur mukim, penjabat keuchik, dan ketua P2K mengenakan baju batik dan celana hitam.

Deklarasi damai diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni menjelang hari pencoblosan, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh calon keuchik, penyelenggara, pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat untuk menjaga Pilchikgam tetap berlangsung aman, damai, jujur, adil dan bermartabat.

Dengan tahapan yang semakin dekat menuju hari pemungutan suara, seluruh pihak diharapkan mampu menahan diri, menghormati perbedaan pilihan, serta menjaga suasana kondusif hingga proses pemilihan dan penetapan keuchik terpilih selesai.

Pelaksanaan Pilchikgam serentak tersebut sekaligus diharapkan menjadi momentum memperkuat partisipasi masyarakat dan mendorong lahirnya kepemimpinan gampong yang mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat gampong.
(arm/ra)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x