
Rakyat Aceh | Banda Aceh – Sebanyak 607 mahasiswa baru diterima di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh di Tahun 2026. Mereka mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di FDK yang dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 26-27 Agustus 2026, di lingkungan kampus.
Dekan FDK UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Kusmawati Hatta, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih FDK UIN Ar-Raniry sebagai tempat melanjutkan pendidikan.
“Selamat datang di FDK UIN Ar-Raniry,” ujar Prof. Kusmawati Hatta.
Pada kesempatan tersebut, Dekan juga memperkenalkan jajaran pimpinan dan seluruh civitas akademika FDK yang hadir kepada mahasiswa baru. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Bapak Nasir Jamil, yang merupakan alumni FDK UIN Ar-Raniry dan juga anggota DPR RI yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan PBAK tahun ini.
Kusmawati Hatta ikut menjelaskan, FDK UIN Ar-Raniry saat ini telah memiliki enam Program Studi (Prodi) yang dapat menjadi pilihan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik dan non akademiknya.
Keenam Prodi tersebut yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Manajemen Dakwah (MD), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Kesejahteraan Sosial (Kesos), serta Manajemen Haji dan Umrah (MHU).
Prodi KPI berfokus pada ilmu komunikasi, penyiaran media seperti televisi, radio dan media digital, serta strategi dakwah Islam modern dan kreatif. Sementara BKI berfokus pada layanan bantuan psikologis dan spiritual yang berlandaskan nilai-nilai Islam untuk mencetak konselor, penyuluh dan pendidik yang memiliki kompetensi etik dan religius.
Selanjutnya, Prodi MD berfokus pada penerapan manajemen modern dalam dakwah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi, termasuk pengelolaan kemasjidan yang memadukan strategi pengorganisasian dan kepemimpinan Islam.
Prodi PMI berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat berbasis Islam. Adapun Prodi Kesos berorientasi pada penyelesaian masalah sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kebijakan dan pelayanan sosial. Sedangkan Prodi MHU berfokus pada perencanaan, pengelolaan, administrasi, logistik serta bimbingan ibadah haji dan umrah secara profesional.
“Lima Prodi di antaranya sudah berakreditasi unggul, sementara Prodi Manajemen Haji dan Umrah sedang dalam proses akreditasi. Insya Allah akan menyusul unggul,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Ar-Raniry, Dr. Mahmuddin, mengatakan PBAK yang dilakfakultas ini merupakan kegiatan yang dikhususkan bagi mahasiswa baru di tingkat Fakultas-Prodi.
Ia mengingatkan mahasiswa baru agar tidak ragu berkonsultasi dengan pimpinan Prodi maupun Fakultas apabila menghadapi kendala selama menjalani proses perkuliahan.
“Mulailah hari pertama kuliahmu sebaik mungkin dan pastikan itu bukan sekadar wacana. Pasang target yang tinggi, berprestasilah, kejar kelulusan tepat waktu, kalau bisa 3,5 tahun dan raih predikat cumlaude,” pesannya.
Mahmuddin juga mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi guna memperluas jaringan dan mengasah keterampilan. Namun, ia menekankan agar aktivitas organisasi tetap berjalan seimbang dengan kewajiban akademik, “jadikan kuliah sebagai prioritas utama,” ungkapnya.
Dr. Sabirin, M.Si Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama menyampaikan bahwa “dari total 607 mahasiswa baru FDK UIN Ar-Raniry Tahun 2026, sebanyak 216 mahasiswa diterima di Prodi MHU, 188 mahasiswa di BKI, 118 mahasiswa di KPI, 34 mahasiswa di Prodi Kesos, 33 mahasiswa di Prodi MD, dan 18 mahasiswa di Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)”.
Kegiatan PBAK tersebut diikuti pimpinan Fakultas dan pengelola Prodi, dosen, tenaga kependidikan serta seluruh mahasiswa baru FDK UIN Ar-Raniry.
Tidak ada komentar