x

Ketua KNPI Aceh Utara Minta Pusat Tambah Dana Transfer untuk Penanganan Banjir di Aceh

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Des 2025 19:27 11 redaksi

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Ketua KNPI Aceh Utara, Muhammad Rizal meminta Pemerintah Pusat untuk menambah alokasi dana transfer bagi kabupaten dan kota yang mengalami dampak terparah akibat banjir besar di Aceh.

Sejauh ini, Pemerintah Pusat telah mengucurkan Rp 72 miliar untuk penanganan darurat banjir di 18 kabupaten/kota di Aceh, dengan masing-masing daerah menerima Rp 4 miliar. Bantuan tahap pertama tersebut disalurkan ke Aceh Tamiang, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tengah, Kota Subulussalam, Aceh, Nagan Raya, Aceh Barat, Bener Meriah, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Pidie, dan Aceh Besar.

Menurut Muhammad Rizal, kebutuhan anggaran penanganan bencana di beberapa daerah sangat jauh melebihi angka bantuan awal, sehingga tahap kedua penyaluran dana transfer harus difokuskan untuk wilayah dengan tingkat kerusakan terberat.

“Kami menilai bahwa pada tahap kedua, pembagian dana transfer penanganan banjir dari Pemerintah Pusat harus diprioritaskan kepada daerah-daerah yang mengalami kerusakan paling parah, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya,” ujarnya saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Kamis malam (11/12).

Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar bagi pemerintah daerah bukan hanya penanganan darurat, tetapi proses pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi rumah warga serta infrastruktur umum yang rusak. Karena itu, ia meminta pemerintah pusat memberi perhatian dan dukungan anggaran yang lebih besar.

“Yang paling berat nantinya adalah pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi rumah warga serta fasilitas lainnya. Daerah-daerah yang terdampak perlu dukungan tambahan agar pemulihan berjalan cepat dan efektif,” tegasnya.

Muhammad Rizal berharap pemerintah pusat segera melakukan evaluasi dan menyusun skema bantuan lanjutan yang lebih proporsional, mengingat dampak sosial ekonomi akibat banjir di sejumlah wilayah Aceh masih sangat signifikan.(arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x